Story Telling dalam Media Cetak

Story telling dalam media cetak benarkah ada? Bukankah berita dalam koran harus padat, langsung ke poin-poin yang dimaksud, dan tanpa ada opini. Rupanya berita dalam koran dan majalah juga ada yang menggunakan story telling.

Jika Kalian menjawab tulisan tersebut berjenis feature maka Kalian benar. Ya, berita feature boleh menambahkan bunga-bunga sehingga tulisan mengalir dan enak untuk dibaca. Masih bingung yang mana berita feature? Biasanya di koran merupakan berita panjang yang menceritakan sebuah komunitas, prestasi seseorang, catatan perjalanan, dan sebagainya. Misalnya judul tulisan ini, Catatan Perjalanan Umrah Saat Bulan Puasa. Penulis bisa memulainya dengan deskripsi Masjidil Haram saat bulan Ramadhan, apakah jamaah makin banyak atau rata-rata. Bagaimana menu takjil di sana dan sebagainya.

Bagian lainnya yang juga menggunakan story telling bisa jadi adalah sebuah kolom. Penulis kolom boleh menggunakan story telling untuk membuka tulisan atau untul mendeskripsikan hal-hal yang ingin ditonjolkan.

Di majalah terutama majalah gaya hidup, maka gaya bertutur ini lebih banyak digunakan. Yup selain bagian straight news bisa jadi mereka menggunakan gaya bertutur ini di banyak tempat. Cerita wisata, sebuah ulasan tempat makan dan ulasan sebuah spa/hotel akan lebih menggugah untuk membaca jika menggunakan story telling.

Bagaimana dengan media dalam artian acara televisi. Apakah mereka juga menggunakan story telling. Tentunya iya, selain program berita banyak program acara menggunakan gaya bertutur. Misalkan tidak dalam bentuk narasi yang padat, gambar-gambar yang dipakai juga bisa disebut menguatkan gaya story telling. Contohnya program Indonesia Bagus yang guidenya adalah orang-orang lokal. Ia kemudian bercerita seperti apa situasi kondisi daerahnya. Gaya bertutur juga bisa digunakan untuk sebuah program dokumenter agar penonton bisa tahu dan ikut merasakan situasi kondisi yang dilihat oleh pembuat film dokumenter tersebut. Misalnya kondisi perairan Teluk Jakarta yang ada yang tercemar dan cerita sedih nelayannya.

Nah ada banyak kan penerapan story telling. Media juga tidak tabu menggunakan gaya story telling ini untuk berita yang sifatnya bukan straight news.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 18, 2018.

Satu Tanggapan to “Story Telling dalam Media Cetak”

  1. Memangnya umumnya story telling digunakan untuk apa? (Serius nanya) 😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: