Tujuh Destinasi Wisata Jember Buat Pilihan Libur Lebaran

Wah Kamu itu kera Ngalam tapi kok belum pernah ke Jember? Kawanku menggeleng-gelengkan kepala. Menurut ia jarak Jember ke Malang itu tidak jauh, hanya berkisar 4-5 jam sehingga rasanya jati diriku sebagai warga yang lahir dan besar di Jawa Timur belum afdol jika belum pernah mengunjungi Jember yang terkenal dengan suwar-suwirnya itu. Apalagi, Jember juga punya berbagai tempat wisata yang juga indah.

Pengetahuanku tentang Jember memang relatif minim. Yang kutahu dari Jember hanya oleh-oleh kue yang dibawa temanku saat kuliah. Ia asli Jember. Ketika kembali dari kampung halamannya ia suka membawa sebungkus besar suwar-suwir. Itu lho kue berbentuk balok dengan bungkus warna-warni yang berbahan utama tape singkong. Rasanya manis dan sedikit asam.

Tentang wisata yang ada di Jember pengetahuanku nol sama sekali. Paling-paling hanya tahu dari gambar-gambar yang dibagikan di instagram dan ketika berniat mencarinya. Ya, Jember belum menjadi destinasi incaran wisatawan seperti halnya Banyuwangi dengan Ijen dan Malang dengan pantai-pantai selatannya. Padahal kalau melihat foto-foto panorama alam Jember juga tak kalah menawannya dengan Malang dan kota-kota lainnya.

Oh ya lokasi Jember itu di Jawa Timur bagian selatan, ia bersebelahan dengan Banyuwangi pada bagian timur, kemudian berbatasan dengan Lumajang pada sisi barat dan Bondowoso di bagian utara. Wilayah kabupaten ini berbentuk tapal kuda. Daerah ini juga memiliki pulau bernama Nusa Barong di Samudera Hindia.

Hemmm…apa aku singgah sekalian ke Jember aja ya pada libur lebaran kali ini? Libur lebaran tahun ini aku berniat menyambangi kembali Banyuwangi. Bagaimana jika rute perjalanan pulang dari Banyuwangi ke Jakarta melalui Jember? Wow ide bagus!

Aku pun dengan semangat mengumpulkan info dari buku Lonely Planet Indonesia serta dari berbagai situs dan blog. Wah ternyata ada banyak tempat wisata Jember yang terekomendasi untuk dikunjungi.

Apa saja tempat-tempat wisata tersebut? Rupanya ada banyak. Dari data-data tersebut terdapat tujuh tempat yang paling direkomendasikan. Mereka adalah pantai-Pantai Papuma, Nusa Barong, Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Payangan, Air Terjun Tujuh Bidadari, Museum Huruf Jember, dan Situs Duplang. Oh ya sebenarnya ada lagi tempat wisata yang menarik, yakni Taman Botani Sukorambi yang akan kubahas tersendiri. Tempat-tempat wisata tersebut merupakan perwakilan dari tempat wisata alam, buatan, dan juga tempat wisata sejarah. Hemmm Jember makin rame ya bukan hanya karena Jember Carnival.

Yuk destinasi wisata Jember tersebut kita bahas satu-persatu

Museum Huruf Jember
Sebagai pecinta museum dan sejarah, aku suka mengunjungi museum di tiap kota. Museum Huruf Jember ini dari segi namanya saja unik berkat, sehingga bisa ditebak ciri khas museum ini adalah koleksi hurufnya

Museum unik tentang aksara (dok.Jember Satu TV)

Lokasi museum ini di jalan Bengawan Solo No 27. Tegal Boto Lor, Sumbersari. Pemiliknya adalah perorangan yang mencintai sejarah dan ilmu tentang aksara.

Dari luar bangunan museum yang diresmikan 30 Agustus 2017 ini nampak sederhana. Namun, koleksinya membuka mata bagaimana perkembangan aksara dan bahasa baik di dunia maupun di Indonesia. Koleksinya di antaranya aksara Mesir Kuno (hieroglif), Pauu Sumeria, Sunda, Bugis,dan Jawa.

Pantai Papuma
Pantai ini namanya paling tersohor di antara pantai-pantai lainnya yang dimiliki Jember. Pantai ini berpasir putih dan halus. Ia merupakan pantai yang bagian daratannya menjorok ke lautan alias tanjung.

Pantai Papuma yang indah dengan karangnya (dok. Tabloid Wisata)

Yang bikin poin plus pantai ini adalah keberadaan batu-batu karang yang tersebar di area pantai ini. Ada tujuh karang besar di sini yang diberi nama tokoh pewayangan.

Wah kalau melihat foto-fotonya memang instagrammable. Indah.

Nusa Barong
Pulau ini terletak di Samudera Hindia. Nusa Barong bak sebuah pulau privat dengan keindahan panoramanya. Pulau ini menjadi salah satu tempat konservasi dan ditetapkan sebagai cagar alam. Di sini terdapat tiga hutan, hutan dataran rendah, hutan mangrove, dan hutan pantai.

Nusa Barong perpaduan keindahan dan wawasa ilmu (dok. Travel Detik)0

Nusa Barong ini sering dibandingkan dengan Phi Phi Island karena sama-sama indah dan seolah-olah pulau pribadi. Keindahan batu karang, laut yang biru dan pepohonan membuat pulau ini cocok bagi mereka yang suka berpetualang dan tidak suka akan tempat wisata yang terlalu ramai.

Taman Nasional Meru Betiri
Taman nasional ini berada di antara dua wilayah, Jember dan Banyuwangi. Meru Betiri merupakan rumah flora dan fauna. Di sini menjadi pusat penelitian tanaman obat juga rumah bagi si penyu hijau.

Wah kalau ingin melihat sesuatu yang hijau untuk menyegarkan mata dan paru-paru bisa ke sini. Di sini juga ada hewan dan tanaman yang jarang ditemui seperti kucing hutan dan jenis Raflesia yang mirip dengan yang ada di Bengkulu.

Taman Nasional yang berada di Jember dan Banyuwangi (dok. TempatwisataIndonesia)

Selain hutan di sini juga banyak pantai yang indah dan tak terlalu ramai oleh pengunjung. Tempat yang cocok bagi petualang.

Air Terjun Tujuh Bidadari
Air Terjun Tujuh Bidadari ini bikin wisatawan berolah raga karena lokasinya agak sulit ditempuh karena cukup jauh dari pintu masuk dan beberapa di antaranya licin

Rupanya ada maksud dengan nama tujuh tersebut. Ada tujuh air terjun di tempat ini. Lokasi air terjun satu dan kedua berdekatan, tapi menuju air terjun ketiga cukup susah.

Air terjun ketiga dalam air terjun 7 bidadari (dok. Radar)

Di sini disediakan toilet dan tempat beristirahat bagi mereka yang lelah trekking. Air terjun ini dibuka dari jam.08.00-16.00

Situs Duplang
Situs bersejarah ini terletak di desa Kamal, Arjasa, di lereng Gunung Argapura. Situs Duplang ini menyimpan peninggalan prasejarah yaitu zaman batu besar atau Megalitikum.

Pada area seluas 12Ha ini terdapat berbagai peninggalan prasejarah, yakni 2 buah menhir, 6 buah dolmen,69 batu kenong, 1 lumpang batu dan kubur peti batu. Benda-benda ini erat kaitannya dengan praktik kepercayaan masa silam.

Peninggalan megalitikum di Situs Duplang (dok. Indonesiakaya)

Wah obyek wisata bersejarah ini pas bagi mereka yang gemar melancong sekaligus menambah wawasan ilmu.

Pantai Payangan
Pantai Payangan memiliki pasir berwarna cokelat kehitaman. Meskipun demikian pantai ini memiliki keindahan tersendiri karena lokasinya berdekatan dengan pantai-pantainya lainnya juga terdapat area perbukitan.

Pantai ini menjadi tempat tujuan apabila ingin menikmati suasana matahari terbenam. Ia tempat sempurna untuk menikmati matahari pulang ke peraduan.

Oh ya biasanya pengunjung juga berkemah di padang sabana yang tak jauh dari pantai ini.

Pantai Payangan menawan(dok. Kompasiana/Ita DK)

Melihat daftar destinasi wisata Jember di atas maka bisa disebut Jember komplet dari wisata dataran tinggi hingga pantai, juga wisata alam, buatan, dan yang kaya sejarah. Jember makin rame nih. Wah jadi makin mantap ingin singgah ke kabupaten ini.

Disclaimer: Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan Blogger Jember Sueger bersama Taman Botani Sukorambi

Gambar cover dari Travel Kompas

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 25, 2018.

2 Tanggapan to “Tujuh Destinasi Wisata Jember Buat Pilihan Libur Lebaran”

  1. Wah ada Museum Huruf. Biasanya cuma Museum Tembakau yang diulas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: