Internet Semakin Cepat, Konten Video Makin Diperlukan

Penetrasi internet di Indonesia semakin cepat dengan semakin terjangkaunya harga smartphone. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017, penetrasi pengguna internet 143,26 juta jiwa atau sekitar 54,68% dari total populasi 262 juta penduduk. Dua-tiga tahun silam konten berupa artikel dan gambar lebih banyak yang dikonsumsi, tapi dengan semakin meningkatnya kecepatan akses internet belakangan ini, maka konten video makin disukai. Tak heran jika profesi youtuber pun makin jadi favorit.

Fenomena youtuber ini menarik. Sekarang profesi youtuber dianggap lazim. Sebagian kalangan milenial jika ditanya cita-citanya sungguh menarik, di antaranya ingin mendapatkan popularitas dan kekayaan secara cepat, yakni jadi artis medsos, seperti selebgram dan youtuber.
Dengan semakin mudahnya mendapatkan akses internet yang cepat maka kebutuhan streaming video pun meningkat, ini menyebabkan permintaan konten video yang menarik pun juga ikut meningkat. Oleh karena semakin banyak yang memburu dan menyukai konten video yang menarik maka media sosial selain youtube, seperti facebook, twitter, dan instagram kemudian menambahkan fitur video tersebut.

Meski sekilas mudah membuat konten video, namun jika diperhatikan tidak semua konten video yang ada di youtube ada peminatnya. Ada yang ditonton jutaan pasang mata, tapi ada juga yang baru ditonton segelintir orang meskipun sudah diunggah sejak lama.

Aku sendiri termasuk yang ‘gagal’ dalam menjaring penonton. Videoku paling banyak hanya ditonton 74 kali hehehe. Kalau dilihat-lihat memang kualitas kontennya kurang bagus, gambarnya bergoyang dan perpindahan tiap scene-nya masih kasar. Aku juga masih bingung untuk memilah-milah mana bagian rekaman video yang kutaruh di awal dan mana yang di bagian akhir hingga membentuk rangkaian cerita yang menarik.

Setelah bikin video, perlu waktu lama untuk mengeditnya

Selain bisa ditempatkan di media sosial, saat ini banyak perusahaan yang memerlukan video untuk pembuatan video profil dan mendokumentasikan kegiatan mereka. Perusahaan juga masih memerlukan video iklan untuk promosi produk atau jasa perusahaan tersebut.

Belajar Edit Video itu Penting Untuk Menghasilkan Konten Berkualitas
Apa sih kriteria konten video itu dianggap berkualitas dan tidak? Sebenarnya tidak ada ukuran pasti tentang ukuran konten video yang dianggap memiliki bobot mutu yang baik. Kriteria konten video yang menarik di antaranya memberikan solusi seperti yang diharapkan penonton (tidak clickbait), memberikan nilai manfaat dan nilai tambah bagi penonton, menarik dan membuat penasaran sehingga membuat penonton enggan beranjak dan membuat penasaran hingga akhir,  dan sebagainya. Dari segi teknis juga tidak kalah penting, seperti gambar tidak bergoyang, suara narator jelas, dan gambar tidak buram.

Kenapa Dumet School?
Sebenarnya ilmu edit video bisa dipelajari sendiri, tapi dari pengalamanku belajar sendiri itu bergantung mood. Belajar itu perlu lingkungan belajar yang baik dan nyaman. Namun, apabila Kalian ingin serius mendalami ilmu belajar edit video maka Kalian bisa berguru ke Dumet School. Kalian bisa memilih belajar kursus Motion Graphic. Di sini Kalian bisa belajar membuat Bumper Opening Video, video promosi untuk iklan di Youtube, Facebook dan juga Instagram.

Bikin video perlu dibuat skenarionya

Di tempat kursus ini, pengajarnya akan membimbing para siswanya dengan telaten sampai bisa, mengulang kelas pun tidak apa-apa. Sistem belajar di Dumet School juga fleksibel dan ada akses ke iLab yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Sertifikat Motion Graphic ini juga menggunakan nomor izin Diknas.

Wah jadi ingin belajar edit video nih, buat nambah pemasukan. Siapa tahu dapat banyak tawaran proyek jika sudah pandai mengolah video.

Gambar film dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 24, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: