Es Segar di Hawa yang Panas

Pentas

Pukul tiga siang
Kenapa matahari masih begitu menyengat
Aku mengipasi badan
dan menyeka keringat di wajah

Sejam kemudian haus tak terperikan
Aku membeli sebotol air mineral
yang tinggal setengah dalam sekejap
Panas, gerah, bikin kehausan

Musik di panggung A mengajakku menyimak
aku memilih panggung B yang lebih nyaman
Hawa masih belum bersahabat
Matahari masih juga menyengat

Pukul lima aku mulai lelah
Nonton festival menguras tenaga
Kesana kemari dari satu pentas
ke penampil berikutnya

Satu botol air mineral belum memuaskan
Aku ingin segelas es yang nikmat
Aku mereguk es dan merasa segar
sampai di rumah aku radang tenggorokan

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 11, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: