A Star is Born, Pasang Surut Kisah Cinta Sepasang Selebriti

Lady Gaga dikenal sebagai penyanyi yang kontroversial. Video klip dan aksi panggungnya rata-rata menjadi bulan-bulanan media massa. Tapi melihat prestasi bermusiknya, disusul kemampuannya berakting sehingga menarik dewan juri untuk mengganjarnya piala Golden Globe, jelas bahwa Lady Gaga bukanlah penyanyi yang sekedar mengandalkan sensasi. Kemampuan aktingnya semakin terasah dan nampak natural di film anyarnya, a Star is Born.

Film a Star is Born sangat dinantikan oleh pecinta film. Meskipun film ini sudah keempat kalinya difilmkan, namun melihat pemeran utamanya, maka rasanya sayang dilewatkan, meskipun mungkin sebagian ada yang sudah bisa mereka-reka jalinan ceritanya.

Aku sendiri juga penasaran melihat akting Bradley Cooper dan Lady Gaga. Bradley setahuku pernah bernyanyi, ehem sedikit, di Silver Linings Playbook, yang membuatnya meraih nominasi Oscar sebagai pemeran pria terbaik, berpasangan dengan Jennifer Lawrence. Tapi aku belum pernah melihat film ia menjadi seorang musisi.

Sedangkan untuk Lady Gaga alias Stefani Joanne Angelina Germanotta , diam-diam aku lumayan suka dengan gaya nyentriknya. Dia sepertinya tak begitu peduli dengan dandanan dan citranya. Meski penampilan di video klipnya aneh dan cenderung vulgar, hingga ditolak konser di Indonesia, ia punya deretan lagu yang kualitasnya juara. Lagu-lagunya seperti Poker Face, Paparazzi, Telephone, dan Bad Romance itu unik dan enak dinikmati. Hahaha aku juga suka kok lagu itu. Aku tertawa saja melihat video klipnya yang norak.

Oke kembali ke film, Jumat lalu (19/10) aku menonton a Star is Born sendirian, usai menonton film Indonesia berjudul Tengkorak. Penontonnya tak banyak, tidak sampai 50 orang. Oh ya film yang pertama itu menarik tapi agak membingungkan, sedikit sulit dimengerti. (ulasan di sini) Alhasil ketika menonton a Star is Born yang ringan, aku merasa mudah menyerap dan menikmati filmnya.

Film a Star is Born mengisahkan pertemuan Ally Campana dan Jackson Maine. Ally (Lady Gaga) adalah pegawai di sebuah hotel yang sebenarnya jenuh dengan pekerjaannya. Ia memiliki cita-cita menjadi seorang penyanyi dan pencipta lagu. Mimpi yang nyaris terkubur. Tapi kemudian ada jalan lain meskipun kecil, yakni tampil di sebuah pub kecil yang dikelola oleh para waria. Ia bersama sahabatnya, Ramon (Anthony Ramos) bergegas ke tempat itu untuk mempersiapkan diri tampil.

Di tempat lain, Jackson Maine (Bradley Cooper) menghibur para penggemarnya. Ia seorang penyanyi country yang terkenal dan dipuja. Namun, sayangnya ia juga seorang alkoholik.

Usai pentas, ia mencari bar untuk minum-minum. Di sana ia bertemu dengan sahabat Ally, Ramon. Awalnya Ramon mengingatkannya bahwa tempat itu kurang pas untuknya karena pengunjung dan penampilnya sebagian adalah waria. Jackson tak memersalahkannya. Ia hanya ingin minum-minum sejenak. Ramon pun kemudian meminta Jackson untuk tetap tinggal menunggu Ally tampil.

Tak lama Ally tampil membawakan La Vie en Rose dengan penuh pesona. Semua pengunjung terkagum-kagum, tak terkecuali Jackson. Ia mengajak Ally untuk berjalan-jalan dengannya. Dari situ Jackson tahu jika Ally juga pandai mencipta lagu. Ia pun kemudian mengundang Ally untuk datang ke konsernya. Ally dan Ramon setelah mendapat perlakuan atasannya di hotel yang tak mengenakkan pun kemudian menerima tawarannya. Mereka naik pesawar carteran yang mewah dan disambut oleh staf Jackson dengan ramah.

Tak disangka oleh Ally, Jackson membawakan lagu ciptaannya, Shallow. Ia meminta Ally untuk bergabung. Ally ragu-ragu untuk tampil. Tapi ketika di belakang microphone, Ally bernyanyi penuh percaya diri. Sejak itu Ally mengikuti Jackson untuk melakukan tur dan ikut bernyanyi bersamanya di beberapa lagu. Keduanya semakin dekat dan jatuh cinta. Ayah Ally, Lorenzo (Andrew Dice Clay) yang ingin anaknya menjadi seorang bintang pun menyambut kehadiran Jackson dengan suka cita.

Perubahan mulai terjadi ketika Ally mendapat sorotan. Seorang produser musik, Rez Gavron (Rafi Gavron), memberikan peluang kepadanya untuk diorbitkan, namun bukan sebagai penyanyi country melainkan penyanyi pop. Sikap Jackson mulai sedikit berubah.

Bak roda berputar, karir Ally makin melejit. Sementara Jackson makin tergelincir dan makin alkoholik. Apakah keduanya akan tetap saling bersama dengan kehidupan cinta yang pasang surut tersebut?

Film tentang cinta yang indah.
Sepanjang film aku melihat bagaimana Ally menunjukkan kasih sayangnya pada Jackson yang sikapnya kadang sulit dipahami. Jackson juga memiliki pandangan cinta yang agak berbeda dengan Ally. Namun di sini terlihat keduanya saling menyayangi, cinta mereka pernah menggelora namun kemudian mengalami benturan.

Emosi penonton dalam film ini dibuat naik turun. Di sebuah adegan penonton diajak untuk tersenyum melihat hubungan manis keduanya yang mulai terajut, di bagian lain penonton ikut merasakan kesedihan yang dialami Ally. Eh diam-diam aku ikut terharu dan berkaca-kaca. Untung nonton sendirian, bisa-bisa ditertawai kalau nonton berdua atau ramai-ramai.

Akting Lady Gaga dan Bradley Cooper di sini patut diacungi jempol. Keduanya tampil natural dan chemistry-nya oke banget. Aku jadinya lebih suka Bradley Cooper berpasangan dengan Lady Gaga daripada dengan Jennifer Lawrence.

Bradley tampak seperti bintang musik country betulan. Ia nampak piawai memetik gitar dan bernyanyi. Lady Gaga dengan make up tipis dan tanpa baju yang aneh-aneh nampak lebih cantik dan segar. Oh ya mereka ini tampil live di panggung untuk keperluan syuting film ini, tanpa lipsync. Wow terbukti kualitas vokal Lady Gaga tak diragukan lagi. Apalagi dalam film ini ia juga nampak jago bermain piano. Oh ya dalam album teranyar Lady Gaga, Joanne, ia nampak mengenakan topi ala penyanyi country. Hemmm itu mungkin sinyal ia hendak bermain sebagai Ally.

Jajaran pemain pendukung juga memberikan warna dalam film ini. Ada Andrew Dice Clay sebagai ayah Ally yang ingin jadi penyanyi sukses. Kawan-kawan ayah Ally yang mendukung anak sahabatnya ini dengan tulus. Juga ada sahabat Ally yang diperankan Anthony Ramos, Bobby yaitu kakak tiri Jackson yang dimainkan Sam Elliot, dan Dave Chappelle sebagai Noodles, sahabat Jackson.

Film-film seperti a Star is Born sebenarnya banyak. Begin Again, misalnya, yang dibintangi Keira Knightley dan Mark Rufallo. Film ini juga menggambarkan seorang produser sukses yang alkoholik kemudian bertemu dengan musisi muda berbakat. Ia pun kemudian mengorbitkannya dengan caranya yang unik.

Cerita dalam a Star is Born menyentuh. Lagu-lagunya juga indah. Menariknya lagu-lagu dalam film ini sebagian dicipta oleh Lady Gaga bersama Mark Ronson dan lain-lain. Tentang lagu akan kuulas di artikel berikutnya.

A Star is Born memiliki kualitas film Oscar yang enak untuk disaksikan, baik dari segi akting jajaran cast-nya, ceritanya juga lagu-lagu di dalamnya. Skor 8.5/10″

Detail Film:
Judul : a Star is Born
Sutradara : Bradley Cooper
Pemeran : Lady Gaga, Bradley Cooper, Sam Elliot, Anthony Ramos, Andrew Dice Clay, Rafi Gavron, Dave Chappelle
Genre : Drama, musikal
Skor : 8.5/10
Gambar dari iMDB

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 23, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: