Kompetisi

Aku suka berkompetisi. Terutama kompetisi yang sifatnya permainan untuk mengasah otak. Hitung-hitung sambil bermain juga membuat kemampuan otak berkembang. Salah satu kompetisi yang suka kuuikuti yaitu mengumpulkan nilai agar bisa masuk liga di Duolingo.

Duolingo adalah aplikasi daring untuk belajar bahasa. Di sini kemampuan yang bisa diharapkan yaitu memperbanyak kosakata, belajar grammar, menambah kemampuan mendengarkan dan juga berlatih berbicara. Ada banyak ragam bahasa yang diajarkan di sini dari bahasa Inggris hingga bahasa fiktif, bahasa high valirian dalam serial Game of Thrones.

Aku sendiri baru pernah belajar dua bahasa di sini. Bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Yang menarik dari bahasa Jepang juga diajarkan membaca dengan bahasa Katakana, Hiragana, dan Kanji. Dulu aku juga belajar pada saat kuliah tapi banyak kosakata dan tata bahasa yang aku sudah lupa.

Tapi karena belajar bahasa perlu fokus dan konsentrasi akhirnya aku memilih bahasa Inggris dulu. Apalagi saat ini aku perlu lebih sering membaca, mendengarkan dan berbicara dengan bahasa Inggris.

Untuk menyemangati belajarku aku suka mengikuti kompetisi. Seperti misalnya ikut klub dan kemudian menjadi pengumpul poin terbanyak. Hadiahnya diucapkan selamat oleh aplikasi tersebut di dinding grup hehehe. Tapi lama kelamaan grupnya sepi dan seolah-olah hanya segelintir yang aktif. Grupnya pun kemudian mati. Aku pun kemudian menyingkir dan ikut kompetisi lainnya. Sebuah liga.

Liga ini dikumpulkan dari berbagai anggota Duolingo secara acak. Agar bisa lolos liga maka mereka harus bersaing untuk mengumpulkan poin terbanyak. Hanya 10 besar yang bisa lolos ke liga berikutnya.

Kompetisinya sederhana tapi bisa memcu untuk semangat belajar. Satu ronde hanya dinilai 10 poin jadinya untuk mendapatkan 1000 poin aku harus lulus 100 ronde.

Rata-rata agar dapat lolos masuk 10 besar aku harus mengumpulkan sekitar 2000 poin. Itu berarti aku harus main sekitar 200 kali. Waktu sekali liganya selama tujuh hari. Jadinya setiap hari aku bisa bermain 30 kali. Biasanya aku bermain sekitar 15 menit. Kemudian kuulangi lagi saat jam istirahat atau pada saat jelang tidur malam.

Aku sudah lolos dua liga. Kini memasuki liga emas. Besok sekitar pukul pagi merupakan penentuan apakah aku bisa masuk 10 besar dan lolos ke liga berikutnya atau gagal dan berhenti di sini.

Kalah atau menang itu biasa. Dari sini aku bisa mendapatkan hasil positif mengasah kemampuan bahasa.

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 3, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: