Tunik, Riwayatnya

Kesatria itu mengenakan tunik sebagai baju bagian dalamnya. Selanjutnya ia mengenakan baju luar dan tambahan pelindung. Ia pun kemudian siap bertarung di medan laga. Ya tunik dulu banyak digunakan oleh kesatria Yunani dan Romawi sebelum kemudian dikenal sebagai salah satu jenis busana muslim di Indonesia.

Aku kenal salah satu jenis busana ini ketika membaca cerita-cerita tentang serdadu jaman dulu. Tunik atau tunic alias tunica merujuk pada jenis baju yang bersifat longgar. Karena tidak ngepas di badan maka baju ini nyaman digunakan. Baju ini bisa digunakan sebagai dalaman atau langsung dikenakan tanpa tambahan.

Selain digunakan para kesatria, tunik juga dikenakan oleh para bangsawan dan pemimpin upacara keagamaan. Rakyat jelata juga mengenakan dengan desain dan model yang sederhana, hanya ada ketentuan penting. Seperti halnya batik ada hal yang dilarang dikenakan oleh warga biasa. Mereka tidak diperkenankan menggunakan warga ungu yang disebut warna bangsawan.

Tunik biasanya panjang, di bawah pinggang, bahkan pemuka agama suka mengenakan tunik yang panjangnya hingga ke tumit. Setelah ratusan tahun, tunik pun berevolusi menjadi jenis pakaian yang bisa digunakan oleh banyak pihak dari berbagai negara.

Tunik dalam perkembangannya ada yang disebut tunik mini karena bisa dibuat seperti dress mini dengan menambahkan ikat pinggang atau kerutan di bagian pinggang. Ada pula yang menambahkan rompi panjang dipadukan dengan celana dan sebagainya.

Tunik dikenakan di berbagai belahan dunia. Oleh karena sifatnya yang longgar dan mudah dipadupadankan maka tunik pun juga menjadi pilihan sebagai salah satu busana muslim.

Kini ada banyak perempuan yang mengenakan tunik sebagai salah satu pilihan bajunya untuk tampil modis. Ia tinggal memilih-milih warna dan mengomninasikannya dengan rok panjang, kulot, atau celana.

Agar tampil trendi, tunik bisa ditambahkan rompi panjang, ikat pinggang, cardigans, dan sebagainya. Tunik juga bisa tampak formal dengan pilihan warna dan model, atau ditambahkan dengan blazer sebagai baju luarnya. Jika ingin formal maka warna yang bisa dipakai adalah warna pastel atau juga bisa memilih warna yang tegas. Jika ingin nyaman pada saat Ramadan yang terik ini maka bisa memilih bahan katun.

Gambar dari pexels dan pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 16, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: