Jalan-jalan ke Sumedang, Ada Apa Saja Ya?

Sumedang sering disebut-sebut oleh ayah. Kata ayahku tempat itu tempat leluhurnya berada. Aku jadi penasaran karena darah Jawaku dari ibu lebih kental daripada darah Sunda dari ayahku. Ya, Sumedang kemudian menjadi salah satu destinasi wisataku. Di daerah ini rupanya alamnya juga indah dan hawanya  begitu sejuk.
Aku tak tahu banyak tentang Sumedang. Dulu aku pernah melewatinya saat mudik ke Malang, namun hanya sebatas Jatinangor. Tentang sejarah daerah ini, tempat wisata, dan apa saja budaya daerah ini, aku merasa buta sama sekali.

Ayahku sering mengingatkanku untuk singgah ke Sumedang. Alasannya aku perlu mengenal budaya Sunda dan negeri leluhur, bukan hanya tentang budaya Jawa.

Ya aku setuju dengan ayah. Aku juga senang-senang saja untuk pergi ke Sumedang karena aku memang suka menjelajah daerah baru. Aku juga bakal mengenal budaya baru.

Tak lama usai memesan hotel lewat aplikasi Pegipegi kami pun berangkat menuju Sumedang. Cuaca cerah tapi kemudian menjadi agak mendung ketika kami berbelok ke Indramayu. Rupanya kami menuju Indramayu terlebih dahulu sebelum tiba di Sumedang.

Indramayu yang kukenal adalah Indramayu yang dekat pantai. Ayah dulu lama tinggal di Heurgeulis, Indramayu yang daerahnya dekat pesisir. Indramayu yang kulewati saat ini berada di sisi lain, hijau, penuh dengan sawah.

Tak sampai satu jam kemudian, kami telah tiba di Sumedang. Jalannya berliku-liku dan agak sempit. Kami pun harus ekstra waspada. Menuju kota rupanya macet. Sumedang ternyata kota yang ramai.

Sumedang Punya Museum Berisikan Sejarah Kerajaan Sumedang Larang

Aku tak tahu apa-apa tentang Sumedang. Tujuan utama kami yang pertama adalah ke museum. Kami ingin tahu banyak tentang sejarah Sumedang sebelum nantinya menjelajah tempat lainnya.

Nama museumnya adalah Museum Geusan Ulun. Museum ini terletak di pusat kota, berseberangan dengan Alun-Alun Kota Sumedang dan Masjid Agung. Museum Geusan Ulun menyimpan peninggalan Kerajaan Sumedang Larang, yang rajanya merupakan keturunan dari Prabu Siliwangi, Pajajaran.

Museum Geusan Ulun cukup luas Ia terdiri dari beberapa bangunan dengan tiap bangunan menyimpan koleksi yang berbeda dengan ayang dimiliki bangunan lainnya. Ada yang khusus memuat furniture, ada juga yang menyimpan koleksi perhiasan dan senjata pusaka. Di tempat lain tersimpan koleksi wayang.

Baru kemudian kami menuju Masjid Agung, menjelajah  Alun-Alun Sumedang yang rapi dan asri dan tempat wisata alamnya. Sumedang kaya akan tempat wisata alam karena daerahnya yang terletak di daratan tinggi. Tempat wisata alam yang memiliki panorama menawan di antaranya Curug Cigorobog dan Kampung Wisata Ciherang.

Menginap di Hotel Asri Sumedang Lewat Pegi-pegi

Aku suka pesan hotel secara online karena lebih praktis dan biasanya banyak promo hotel. Waktu ke Sumedang, aku memesan penginapan lewat website Pegipegi.

Aku membandingkan fasilitas hotel ini dengan filter pencarian yang tersedia. Di sini bisa cari hotel berdasarkan rating, fasilitas, area hotel, bintang, dan tipe penginapan. Setelah itu aku baru memilih. Setelah melihat-lihat ulasan dan fasilitas hotelnya maka aku pun memilih Hotel Asri Sumedang, hotel bintang tiga namun memiliki kolam renang, dengan harga yang tidak begitu mahal. Dua malam untuk Deluxe Room plus sarapan dengan adanya diskon menjadi Rp 700 ribuan.

Hotel Asri Sumedang ini ternyata lebih dari yang kuharapkan. Kupikir bakal tidak nyaman menginap di hotel yang bergabung dengan pusat perbelanjaan. Tapi rupanya nyaman-nyaman saja dan tetap tenang. Fasilitas dalam kamarnya oke. Kamarnya lumayan lapang, ada WIFI, dan pilihan saluran televisinya banyak. Jika bosan di kamar bisa duduk-duduk di luar atau berenang di kolam renang.

Ketika aku lelah setelah beraktivitas di luar, maka aku bisa jalan-jalan ke mal dan menonton film di bioskop. Memang ada kekurangannya tapi lebih banyak keunggulan penginapan ini. Aku jadi merasa benar-benar terbantu booking hotel dengan Pegipegi.

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 17, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: