Apa Gaya Rambut Favoritmu?

Gadis berkepang. Itu dulu salah satu penampilanku yang khas. Waktu SD aku paling sering dikepang, baik kepang satu maupun kepang dua. Rasanya sampai bosan melihat mode rambutku itu-itu saja. Tapi sayangnya dulu memang kami tak pernah diperbolehkan rambut tergerai apabila sudah melewati bahu.

Oleh karena rambutku tak pernah pendek maka jadilah gaya rambutku itu-itu saja. Saat SMP dan SMA juga masih ada aturan untuk mengikat rambut. Ya mau tak mau rambutku hanya ada dua pilihan, dikuncir kuda ataupun dikepang. Biasanya pilihan modenya ada di poni. Apakah poni samping, poni rata, atau malah tanpa poni sama sekali. Oleh karena dahiku lebat maka mau tak mau aku pun harus menggunakan poni.

Baru ketika kuliah aku sesekali membiarkan rambutku tergerai. Tapi Surabaya begitu panas. Alhasil aku tak tahan dan lebih suka menguncirnya. Tak puas jika belum menguncir dan masih menggunakan topi karena panas dan lembabnya hawa Surabaya.

Waktu bekerja di sebuah BUMN aku juga membuat diriku nampak rapi dengan rambut kuikat. Kadang-kadang memang kugerai, namun kuupayakan untuk tetap rapi.

Nah baru setelah menjadi konsultan TI aku tampil apa adanya. Aku lebih suka mengenakan celana jeans dan jaket tigaperempat yang semi formal. Untuk sepatunya aku kadang-kadang juga suka pakai sneaker. Rambutku lebih suka kugerai. Kesannya praktis dan aku tak perlu pusing cari ikat rambut dan sebagainya.

Kadang-kadang terpikir untuk mengubah gaya rambutku. Rambutku ingin kuwarnai merah dan aku ingin memotongnya sebahu atau lebih pendek dengan gaya yang edgy. Tapi aku cepat menyerah. Aku tak percaya diri dengan ingin mengubah gaya rambut dan penampikanku. Paling-paling aku cuma berani potong poni. Kali ini aku masih bertahan dengan poni rata. Poni panjang seperti ini pandai menyamarkan dahiku yang lebar. Aku juga kelihatan lebih awet muda hehehe.

Saat bulan Ramadan yang cukup terik di Jakarta dan Depok ini gayaku tetap sama. Untunglah kali ini aku jarang ke kantor klien saat bulan puasa, jadi aku bisa tampil seperti biasanya dan menjadi diriku sendiri.

Gambar:pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 18, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: