Baju Lebaran

Dulu waktu masih kecil tradisi selama bulan Ramadan yaitu membeli baju lebaran. Kami mendapat jatah sekitar 2-3 baju baru. Perjalanan menemukan baju lebaran itu mungkin seperti menemukan sepatu Cinderella, seru, tapi juga melelahkan. Tapi setelah bertemu dengan baju baru yang pas, rasanya senang dan puas. Kadang-kadang jika ada dana tersisa, aku juga mendapat sepatu baru.

Aku memiliki baju baru saat lebaran. Biasanya aku hanya mendapat baju warisan dari kakak-kakakku. Oleh karena aku anak bungsu maka bajuku paling banyak dari lungsuran. Bukan hanya baju kedua kakakku tapi juga baju dari ibuku dan tanteku hehehe.

Tidak semua baju warisan itu muat dan pas untukku. Adakalanya terasa aneh di tubuhku. Apalagi aku dulu kecil dan kurus.

Nah momen membeli baju lebaran itulah masa-masa aku membeli baju yang pas dan hanya untuk diriku. Kami bertiga menuju toko pakaian dan mencoba baju-baju di sana.

Urusan membeli baju lebaran ini memakan waktu. Ibu dengan sabar menemani kami. Dengan tiga anaknya maka ia harus mampu untuk membelikan sekitar enam baju dan itupun seringkali tak bisa didapat hanya dari satu toko. Kami menuju satu toko ke toko lainnya. Setelah kakak mendapat jatah, maka kemudian giliranku atau kakak kedua. Ibu juga kadang-kadang membeli untuknya.

Meski melelahkan, aku menyukai momen-momen memburu baju lebaran ini. Biasanya ibu akan berbaik hati membelikan kami kembang api.

Setelah remaja ibu tak lagi menemani kami membeli baju baru. Kami diberi uang dan membeli sendiri-sendiri. Biasanya aku pergi bersama kakak.

Aku mulai jarang membeli baju lebaran saat memasuki era kuliah dan bekerja. Kini aku juga tak rutin membelinya. Biasanya aku mengenakan baju kantorku atau blus yang cukup bagus. Atau membelinya saat hari biasa atau ketika pusat perbelanjaan tak begitu ramai. Aku enggan berdesak-desakan membeli baju lebaran.

Kini baju lebaran tak lagi menjadi prioritas. Aku tak peduli baju lebaranku baru atau tidak. Yang penting bersih, sopan, dan  cukup menarik.

Gambar: pixabay dan dokpri

~ oleh dewipuspasari pada Mei 29, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: