Tebak-tebak Peraih Gelar Terpuji dalam Festival Film Bandung

Festival Film Bandung 2019 sudah di depan mata. Jumat malam, 22 November, acaranya bakal disiarkan secara live oleh TVRI. Acaranya sendiri ditayangkan di Parahyangan Convention di Bandung Barat. Hemmm melihat deretan nominasinya jadi ingin menebak para kandidat juaranya.

Festival Film Bandung (FFB) ibarat Festival Film Cannes di Indonesia, dengan Festival Film Indonesia (FFI) bak Academy Award-nya. Ada juga yang menyetarakan FFB dengan Golden Globe. FFB merupakan salah satu penghargaan yang prestis bagi insan film. Sering kali juga menjadi pertanda apalah film dan insan film tersebut juga memiliki kans besar di kancah FFI.

Gelar juara dalam FFB adalah yang terpuji. Uniknya peraih yang terpuji bisa satu atau dua dalam sebuah kategori.

Ada 20 kategori dalam FFB. Meliputi acara televisi dan juga film layar lebar. Juga ada penghargaan bagi film mancanegara dan penghargaan bagi mereka yang berdedikasi dan berkomitmen di bidang perfilman.

Untuk sinetron dan film TV aku tidak bisa memilihnya karena dari daftar nominasi tersebut aku belum pernah menyaksikannya sama sekali.

Dari kategori di bidang film, ada beberapa film yang mencuat dan memiliki deretan nominasi. Mereka adalah “Suzzanna: Bernafas dalam Kubur”, “27 Steps of May”, “Ambu”, “Aruna dan Lidahnya”, “Dua Garis Biru”, dan “Kucumbu Tubuh Indahku”. Film-film ini memang apik dan memang layak mendapatkan banyak apresiasi. Selain itu juga ada film “Keluarga Cemara” yang diunggulkan.

Untuk kategori film terpuji ada lima film yang meraih nominasi. Rata-rata adalah film populer. Mereka adalah “Keluarga Cemara”, “Dua Garis Biru”, “Preman Pensiun”, “Ambu”, dan “Suzzanna: Bernafas dalam Kubur”. Sebagian besar bernafaskan keluarga dan hubungan romansa. Dari segi pesan dan cerita aku mengunggulkan “Ambu” dan “Dua Garis Biru”. Tapi untuk paket komplet aku mengunggulkan “Dua Garis Biru”, pesan tentang berhati-hati berhubungan dengan lawan jenis juga hubungan ibu dan anak terasa kuat di sini.

Untuk pameran wanita tepuji ada nama Zara Adhisty, Raihaanun, Luna Maya, Atiqah Hasiholan, dan Amanda Rawles. Ada tiga yang sebenarnya kandidat kuat seperti Luna, Atiqah, dan Raihaanun. Menurutku yang paling menonjol itu Raihaanun dalam “27 Steps of May”, disusul Atiqah dalam “Mantan Manten”

Dari nominasi pemeran pria terpuji tidak ada favoritku. Ada nama Boy William, Dimas Anggara, Joe Taslim, Verdi Solaiman, dan Denny Sumargo. Jika disuruh memilih aku menyukai peran Dimas sebagai pria dengan kebutuhan khusus dalam “Dancing in The Rain”. Pilihan kedua adalah Denny Sumargo yang semakin ke sini aktingnya memang makin apik. Ia di sini berperan dalam “A Man Called Ahok”.

Sedangkan untuk pemeran pembantu pria dan wanita terpuji, aku mengunggulkan Randy Pangalia dalam “Kucumbu Tubuh Indahku” dan Endhita dalam “Ambu”. Pilihan kedua adalah Edward Akbar dalam “Foxtrot Six” dan Widuri Putri dalam “Keluarga Cemara”. Sebagai Cemara, Widuri tampil natural dan polos.

Untuk sutradara film terpuji pilihannya sulit. Ada nama Ody C Harahap dalam “Hit n Run”, Ravi Bharwani dalam “27 Steps of May”, Garin Nugroho dalam “Kucumbu Tubuh Indahku”, Gina S. Noer dalam “Dua Garis Biru”, dan Ari Sihasale dalam “Rumah Merah Putih”. Hemmm aku memilih Garin dan Gina untuk urutan pertama dan kedua.

Baru tebak-tebakan enam kategori, masih banyak kategori lainnya seperti skenario, penata musik, penata artistik dan lainnya. Belum semua film yang dinominasikan kutonton jadinya ragu-ragu untuk memilihnya.

Eh ini tebakan saja bisa jadi banyak yang meleset.πŸ˜€πŸ˜†

Kredit: forum FFB, CNN Indonesia

~ oleh dewipuspasari pada November 19, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: