Jelajah Gua

Kemarin perjalanan ke sekian aku melakukan perjalanan mengeksplorasi gua. Belum banyak. Mungkin baru sepuluh kali. Masing-masing gua punya pesona dan cerita tersendiri.

Berwisata gua itu termasuk berwisata outdoor dan berwisata alam. Ia memiliki pengalaman tersendiri dan susah jika dibandingkan dengam berwisata gunung maupun pantai. Ya aku menyukai semuanya.

Seingatku aku melakukan perjalanan gua pertama di Malang, di daerah Batu. Kemudian aku mencobai mengeksplorasi gua-gua di Bali. Salah satunya Gua Gajah yang sakral.

Pengalaman kurang enak kualami ketika berkunjung ke gua-gua di Pangandaran. Itu adalah gua buatan masa Jepang. Guanya bagian dalam relatif besar. Ada satu gua yang dihuni oleh landak. Omong-omong aku merasakan sesuatu di sana yang membuatku enggan untuk melihat-lihat foto di sana.

Ada gua di kompleks Benteng Pendem di Cilacap. Guanya begitu gelap sehingga nyaliku agak ciut. Aku hanya berani mengintipnya dan enggan memasukinya.

Gua Pindul di Yogyakarta telah menjadi obyek wisata yang diburu. Dulu aku ke sana ketika masih belum begitu ramai. Memang ada sensasi menarik ketika menyusuri gua dengan tubing. Seru.

Gua yang banyak dikunjungi untuk mendapatkan berkah di antaranya gua-gua di kawasan Dieng. Konon banyak petinggi yang berkunjung ke sini untuk bertikarat pada waktu-waktu tertentu.

Susur gua yang penuh kelelawar di kawasan Sawarna juga berkesan. Gua Lalay namanya. Seperti sarang batman. Guanya berair sehingga harus berbasah-basah untuk menyusurinya. Guanya indah.

Gua di Cirebon juga menarik. Gua Sunyaragi. Kompleksnya luas. Ia merupakan gua buatan untuk tempat bertapa para kerabat keraton.

Nah kemarin aku menyusuri gua Gundawang di daerah Cigudeg, Bogor. Ada 12 gua di sini, tapi baru tiga yang dibuka untuk umum.

Ada gua Simenteng, Simasigit, dan gua Sipahang. Dua gua memiliki mulut buatan berupa macan Siliwangi. Gua Sipahang dibiarkan apa adanya. Gelap. Gua terakhir terasa seram.

Gua ini gelap dan hawa di dalamnya terasa pengap juga lembab. Konon gua ini juga sering digunakan untuk bertapa. Hingga saat ini? Entahlah.

~ oleh dewipuspasari pada Desember 15, 2019.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: