Menikmati Hujan Bersama Lana dan Albumnya yang Masuk Nominasi Grammy

Lana memang underrated. Hanya sedikit penyanyi seperti Lana Del Rey. Dia memiliki keunikan tersendiri lewat karya-karyanya. Ia bertahan dengan idealismenya. Meski fansnya tak bejibun,ia dianggap sebagai penyanyi Amrik yang kharismatik.

Aku mulai menyukai Lana sejak tembangny “Radio” dan Video Games”. Sejak itu aku lumayan sering mendengarkan lagu-lagunya dan menjelajahi apa saja karyanya. Ia termasuk penyanyi yang produktif. Hingga kini sudah lebih dari 50 tembang yang dihasilkan Lana. Sebagian besar lirik dan musiknya dikerjakan sendiri olehnya sehingga musiknya mencerminkan idealisme Lana.

Lagu-lagunya Lana itu neo klasik. Ada nuansa musik lawasnya, juga ada unsur sinematiknya. Mendengarkan lagu-lagu Lana maka harus siap-siap diajak untuk berkhayal, memasuki cerita rekaan Lana atau menelusuri cerita-cerita masa lalumu.

Selama ini fansnya terheran-heran, kenapa lagu dan albumya tak pernah terdeteksi oleh Grammy.Padahal karyanya berkualitas dan punya ciri khas. Kenapa Grammy sering didominasi oleh musik yang generik dan penyanyi populer yang mediocre? Entahlah.

Tapi tahun ini ada nama Lana di sana. Album yang dirilisnya tahun lalu akhirnya mendapat spotlight meskipun sebenarnya materinya tak jauh beda dengan tembang-tembang Lana umumnya. Ada nuansa nostalgia dan musik yang minimalis.

Nama album keenam Lana adalah “Norman F***ing Rockwell”. Ia dirilis 30 Agustus 2019. Video musiknya hingga saat ini baru ditonton tiga jutaan kali. Termasuk minim. Video klipnya sederhana, hanya seperti kilasan-kilasan kehidupan Lana yang nampaknya santai dan sederhana. Panjang video klipnya 14 menitan.Di sini ia bercerita sesekali bersiul dan bergumam.

Ada 14 lagu dalam album ini. Judul lagu-lagunya tak umum, beberapa terkesan vulgar. Ada “Norman F***ing Rockwell”, “Mariner Apartment Complex”, “F*** I Love You”, “Venice B****”, dan “Hope is a Dangerous Thing for a Woman Like Me To Have-But I Have It”, “Cinnamon Girl”, dan “Happiness is a Butterfly”. Judul “Cinnamon Girl” mengingatkanku pada lirik dalam “radio”. Ada kata-kata “Cinnamon”-nya.Lagu-lagu dalam album ini membuatku merenung dan sekaligusku membuatku tenang. Bukan masuk dalam album Lana favoritku, tapi album ini menarik. Membuatku tersenyum dan pikiranku melambung. Nuansa 70-an begitu kuat dalam album ini.

Aku paling menyukai tembang “Hope is a Dangerous Thing for a Woman Like Me To Have-But I Have It”. Harapan itu meski tipis, tapi tetap perlu untuk selalu dimiliki.

Gambar: wiki, creative disk, nyindependent

~ oleh dewipuspasari pada Januari 24, 2020.

Satu Tanggapan to “Menikmati Hujan Bersama Lana dan Albumnya yang Masuk Nominasi Grammy”

  1. Nice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: