Kisah Wabah Misterius dan Zombie dalam “Zeta:The Dead Awaken”

Tahun 2019 bioskop Indonesia bisa dibilang menjadi bancakan genre horor. Hampir tiap minggu ada saja film horor yang ditayangkan. Ceritanya mirip-mirip dan sebagian besar terkesan numpang lewat karena ceritanya tak berkesan dan hanya berhasil tayang dalam kisaran beberapa hari  di layar. Film “Zeta: When The Dead Awaken” termasuk genre horor yang berbeda.


“Zeta: When The Dead Awaken” bisa dibilang horor yang segar. Ia menampilkan mayat yang kembali bangkit alias zombie. Ia memiliki bumbu thriller ala “Walking Dead”, dan unsur science fiction seperti “Resident Evil”. Ada juga unsur dramanya seperti film “survival” pada umumnya. Oleh karena ceritanya berlatar Jakarta maka film ini seperti persilangan “Resident Evil”, “Walking Dead” dan “Bangkit”.

Dikisahkan dalam film ini di Jakarta terjadi sebuah wabah karena amoeba misterius. Ia cepat menular lewat gigitan. Deon (Jeff Smith) ketakutan melihat kondisi yang dilihatnya di jalan-jalan. Ia kemudian segera bergegas ke apartemen tempat tinggalnya. Ia bersama ibunya (Cut Mini) kemudian menunggu bantuan dengan rasa was-was karena sebagian penghuni apartemen telah terinfeksi. Sebenarnya apa yang terjadi, dari mana amoeba itu hadir? Dan apakah ada penangkalnya?


Amanda Iswan sebagai sutradara patut diapresiasi karena pada debutnya ini ia berani membesut sebuah film horor yang berbeda. Usianya juga masih muda sehingga potensi ia berkembang masihlah panjang. Sebagai sutradara yang baru menggarap film panjang, ia termasuk cerdik dalam membingkai cerita horor. Ia memberikan detail dan latar yang cukup tentang penyebab seseorang menjadi zombie. Juga terdapat pengkategorian zombie, yang kalem dan zombie yang ganas.

Memang dari segi eksekusi ceritanya masih terkesan kedodoran. Ada beberapa bagian cerita yang seolah-olah bingung arahannya. Para pemerannya juga berakting on-off, kadang bagus kadang seperti kebingungan apa yang harus ia lakukan.

Dari segi gambar, visualisasi Jakarta yang chaos karena masyarakatnya yang terpapar amoeba lalu menjadi zombie cukup apik dan patut dipuji. Pewarnaannya mengingatkanku pada beberapa adegan di “Bangkit” yang juga mengusung bencana dan mempertahankan diri.

Film ini patut diapresiasi. Di antara genre horor yang menampilkan cerita itu-itu saja, film ini berupaya tampil beda. Lantas apa itu Zeta? Kalian bisa ketahui dengan menyaksikannya. Skor 6/10. 

Gambar: Kompasiana, Jayakarta

~ oleh dewipuspasari pada April 6, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: