Penasaran dengan “Itaewon Class”

Gara-gara drakor ini ramai diperbincangkan, maka aku akhirnya menyaksikan juga semalam. Hehehe penasaran, habisnya teman-teman bahas film ini melulu. Film serial ini sendiri tayang sejak Januari 2020 dan menjadi salah satu film drama Korea yang sukses. Ceritanya tentang apa? Lanjut di bawah ya.

Itaewon adalah nama sebuah daerah di Korea Selatan. Konon kota ini salah satu kota yang sibuk dan masuk tiga kota berdaya hidup tinggi di Korsel. Cerita ini berfokus pada seorang pemuda bernama Park Sae-roy (Park Seo-joon). Cerita mundur ke 15 tahun sebelumnya.

Ia pemuda yang unik. Ia pendiam, penyendiri, dan nampaknya tak memiliki kawan. Ketika suatu hari dihukum di kelas ia melakukan hal yang tak umum. Tapi ada juga yang naksir dengan dirinya. Sayangnya ia pemuda yang tak suka hal-hal semacam itu. Pengungkapan perasaan si gadis yang cantik itu ditolaknya.

Ia berpindah-pindah sekolah, hingga kemudian masuk ke sebuah sekolah di mana teman sekelasnya adalah putra CEO tempat ayahnya bekerja, Jang Geun-won(Ahn Bo-hyun). Di situ emosinya mendidih melihat seorang kawannya dirundung habis-habisan oleh Geun-won. Ia pun berniat menghentikan Geun-won. Ketika anak orang kaya itu nampak tak takut dan mengejeknya, ia pun meninjunya.

Gara-gara hal tersebut ayahnya dipanggil. Park Sae-roy diminta memohon maaf. Tapi ayahnya paham dengan tabiat putranya, ia memilih mengundurkan diri.

Sementara itu park Sae-roy mulai tertarik dengan Oh Soo-ah (Kwon Nara). Ia pernah tak menyukai gadis itu tapi kemudian paham dengan alasan ia bertingkah seperti itu. Soo-ah yang tinggal di panti asuhan juga dekat dengan ayahnya.

Ayahnya yang sudah menjadi pengangguran kemudian berencana membuka sebuah bar, dengan menu masakan. Ia nampak antusias menyiapkannya. Tapi sebuah mobil mencelakainya. Park Sae-roy nampak terpuruk. Ia pun kemudian melakukan sesuatu hal yang buruk. Ia melakukan balas dendam. Apalagi ketika ia mengetahui pelakunya.

Aku baru menyaksikan episode pertama. Cerita pada musim pertama ini tamat pada episode enam belas. Satu episode berkisar satu jaman. Untuk episode pertama aku kurang tertarik dengan ceritanya. Terasa biasa saja. Tentang anak yang dekat dengan ayahnya, pendirian yang kokoh, dan orang besar yang seperti mafia, bisa melakukan apa saja. Juga ada unsur balas dendam.

Mungkin setelah memasuki episode-episode berikutnya aku bakal lebih tertarik. Entah kenapa aku malah merasa ceritanya sedikit mirip dengan “Fabricated City”, mungkin karena ada unsur orang-orang tertentu yang bisa seenaknya bertindak.

Melihat Park Sae-roy ini dari segi fisik dan perangai mengingatkanku pada Ezra Miller dalam film “Fantastic Beasts”. Saat ia berperan sebagai Credence Barebone ia memiliki gaya rambut yag mirip serta perilaku yang nampak menyendiri seperti sosok Park Sae-roy. Penampilan keduanya ini begitu mirip.

Aku sendiri nampaknya kurang tertarik untuk melanjutkan ke episode berikutnya. Mungkin aku akan langsung lompat ke episode ketika ia mulai melanjutkan usahanya membuka bar hingga memiliki jaringan ke berbagai kota lainnya.

Gambar: IMDb

~ oleh dewipuspasari pada April 21, 2020.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: