Cemas

Konon setiap orang memiliki kecemasan tersendiri. Ada yang gemetar ketika akan berbicara di depan umum. Ada yang kuatir kelemahannya diketahui orang. Ada yang cemas karena pekerjaan tak kunjung selesai dan tak segera dikerjakan.
Ada banyak kecemasan. Ada kalanya sumber kecemasan itu diketahui. Tapi setiap kali hendak dipecahkan, ada sesuatu yang membuatnya cemas. Ada yang membuatnya takut dan ingin selalu dihindarinya. Tapi sumber kecemasan itu akan selalu ada dan muncul jika tak segera ditemui solusinya.

Cara menghentikan kecemasan adalah meredakan kecemasan itu sendiri. Orang bijak berkata meditasi dan mengatur nafas adalah cara meredakan kecemasan. Setelahnya, si pemilik rasa cemas harus segera menyelesaikan masalahnya. Ia harus berani menghadapinya. Sedikit demi sedikit.

Suatu pekerjaan, salah satu sumber kecemasan, tak akan selesai jika hanya dicemaskan dan dihindarkan. Hadapilah, beranilah, dan mintalah bantuan.

Senyum juga disebut ampuh untuk meredakan sedikit kecemasan. Tersenyumlah. Lalu lakukan sesuatu. Setiap gebrakan kecil akan menentukan nasibmu ke depan.

gambar: pixabay

~ oleh dewipuspasari pada Juni 2, 2020.

Satu Tanggapan to “Cemas”

  1. Good

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: