Doraemon “Stand by Me 2”, Janji Nobita ke Sang Nenek

Doraemon

Doraemon ini termasuk karakter animasi yang awet masih digemari hingga saat ini. Kiranya ia sudah diperkenalkan sejak 30 tahun lalu dan menariknya ia kemudian memiliki penggemar dari berbagai generasi. Tak heran bila film layar lebarnya juga banyak diminati. Setelah tujuh tahun berselang sejak film “Stand by Me” dirilis, bulan Februari lalu dirilislah kelanjutannya, “Stand by Me 2”.

Film ” ini mengisahkan Nobita yang tiba-tiba kangen bertemu neneknya setelah ia menemukan boneka beruang masa kecilnya. Bersama Doraemon, ia pun mengunjungi si nenek sebelum ia wafat. Si nenek senang bertemu mereka. Ia berharap ia bisa melihat pengantin Nobita.

Keduanya pun menuju masa depan untuk melihat apakah prosesi pernikahan Nobita dan Shizuka berjalan lancar. Eh rupanya Nobita dewasa menghilang, membuat Nobita masa kini dan Doraemon terjebak petualangan lintas waktu yang rumit. Apakah mereka mampu memenuhi janji tersebut ke sang nenek?

Sebuah Cerita yang Manis dan Hangat
Sosok Nobita tak pernah berubah. Selalu ceroboh dan malas belajar. Perangai Nobita ini dipertahankan dalam film ini, lalu dibenturkan dengan masalah yang cukup berat dihadapi anak usia sepuluh tahun.

Ya Nobita tetaplah Nobita, tak kunjung berubah meski sudah melalui banyak hal bersama Doraemon. Petualangan di “Stand by Me 2” ini juga dihadapi ala Nobita sehingga penonton tetap merasa was-was. Masih lengkap dengan kecerobohannya.

Doraemon
Dan untunglah ada Doraemon dengan segala perangkat modernnya yang lucu-lucu. Kali ini ada perangkat lucu seperti alat untuk pertukaran jiwa, rotan pencari, dan mesin ingatan yang membuat penonton tergelak ketika peralatan ini bekerja ataupun ngadat.

Alur ceritanya menarik, hangat,dan juga mengundang tawa. Grafis animasinya keren. Visual dan palet warnanya enak di mata. Memang ada konsep waktu yang sebenarnya rumit tapi coba disederhanakan di sini sehingga anak-anak pun bisa menontonnya.

Oh iya sebenarnya ada hal yang membuatku agak bingung di sini. Masalah latar waktunya. Doraemon dan Nobita dulu diperkenalkan hidup pada era 90-an sehingga ketika ia menikah latarnya mungkin sekitar tahun 2000-2021.

Tapi di film ini nuansanya telah begitu modern dengan banyak mesin otomatis. Atau mungkin di Jepang kendaraan otomatis berbasiskan suara sudah mulai banyak ditemui ya saat ini? Itu saja sih yang membuatku agak janggal, kecuali latarnya anak atau cucu Nobita yang di komik memang nuansanya sudah modern.

Doraemon

Meski ada sesuatu yang bagiku ganjil, aku tetap suka dan merekomendasikan film ini. Siapkan tisu deh karena ada beberapa bagian yang bikin kalian terharu. 

Skor : 8/10

Gambar: Toho

~ oleh dewipuspasari pada Maret 15, 2021.

2 Tanggapan to “Doraemon “Stand by Me 2”, Janji Nobita ke Sang Nenek”

  1. Aku belum nonton, tunggu ada di Netflix mungkin, atau di layanan streaming lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
<span>%d</span> blogger menyukai ini: