Edukasi Kelola Sampah Sejak Dini Lewat Modul Interaktif Sampahku, Tanggung Jawabku

Modul sampahku tanggung jawabkuBagaimana bila negeri yang kita cintai ini disesaki oleh plastik? Ini bukan cerita distopia karena nasib Indonesia yang penuh polutan bisa terjadi apabila kita tak sejak hari ini mulai beraksi, bijak berplastik dan mulai kelola sampah agar Indonesia bersih.

Konsumsi plastik di Indonesia sangat besar. Demikian pula dengan sampah yang dihasilkannya. Luberan sampah plastik tak jarang kita temui di selokan, di sungai, dan dan di pantai. Sudah benar dengar kan cerita hewan-hewan yang menderita dan sebagian meninggal karena tak sengaja mengonsumsi plastik?!

Akan mengerikan bila lautan kita penuh plastik. Dampaknya bukan hanya ke biota laut, melainkan juga ke manusia sendiri, karena racun dari mikroplastik nantinya juga bisa masuk ke tubuh ketika kita mengonsumsi ikan dan hewan laut lainnya.

Indonesia merupakan negara nomor dua penyumbang sampah plastik terbesar ke lautan di dunia berdasarkan hasil riset kelompok peneliti Jambeck. Negara kita telah menyumbang 187,2 juta ton dan turut andil membunuh jutaan hewan laut per tahunnya.

Sampah plastik
Bukan prestasi yang bagus. Mengerikan. Jika tidak segera teratasi maka lautan kita akan penuh sampah. Daratan penuh polutan dan lautan penuh sampahlah yang akan diwariskan ke generasi berikutnya.

Meski terlambat, bukan waktunya untuk berpangku tangan. Yuk segera bertindak. Masalah sampah terutama sampah plastik adalah masalah bersama, perlu kerja sama dari berbagai pihak, lintas institusi dan elemen bangsa.

Dalam acara konferensi pers Danone-Aqua dan Sekolah.mu tentang peluncuran modul interaktif anak “Sampahku Tanggung Jawabku”, Kamis (6/5), Intan Kartika, Brand Director Aqua, menjelaskan pentingnya aksi bijak berplastik.

Gerakan bijak berplastik yang didukung Aqua, mengajak banyak orang agar bisa berhasil mewujudkan Indonesia bersih. Pasalnya,masalah sampah plastik tak bisa dipisahkan dalam pengelolaan sampah, apalagi laut Indonesia dan sampah plastik di Indonesia sudah jadi sorotan dunia.

Dalam gerakan bijak berplastik ada tiga pilar, yaitu koleksi, edukasi, dan inovasi. Program modul interaktif anak sampahku ada di pilar edukasi.

Para narasumber

Edukasi tentang pengelolaan sampah ini apabila ditanamkan sejak kecil akan lebih mudah. Anak-anak akan terbiasa nantinya dan kebiasaan ini akan melekat menjadi sebuah karakter dan perilaku.

Pentingnya pengenalan sampah dan cara pengelolaannya ke anak juga dirasa penting oleh Najeela Shihab, pendiri Sekolah.mu dan Ratih Anggraeni, Head of Climate and Water Stewardship Danone-Indonesia.

Menurut Najeela, pendidikan tentang kelola sampah perlu dimiliki dan dikuasai oleh anak-anak. Materi semacam ini biasanya disampaikan di sekolah sebagai bagian dari mengembangkan karakter dan menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan. Namun, umumnya tak ada standarisasi, hanya berbekal pengetahuan guru.

Materi ini sudah disiapkan buku ajarnya. Namun karena masih memasuki era pandemi, maka materi ini masuk dalam modul e-Learning yang bisa diakses siswa secara gratis di mana saja. Namun, saat ini modulnya masih terbatas untuk siswa PAUD dan SD.

Nantinya menurut Ratih, modul akan dikembangkan hingga tingkat SMA dengan menggandeng beberapa pihak, salah satunya National Geographic. Dengan demikian pendidikan cinta lingkungan dan kelola sampah ini ke depan akan komprehensif, dari dini sejak PAUD hingga jenjang SMA.

Anak-anak dalam modul “Sampahku, Tanggung Jawabku” ini mendapatkan pengetahuan, apa itu sampah, sumber sampah, jenis sampah, dampak sampah dibuang sembarangan larinya ke mana, dampak ke lingkungan seperti apa, lalu aksi apa saja yang bisa dilakukan, dan sebagainya.

Pembekalan ilmu tentang kelola sampah untuk menambah pendidikan lingkungan anak didukung oleh Jumeri, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbud. Anak-anak perlu tahu 3R, reuse, reduce, dan recycle.

Memang pada saat ini kegiatan belajar-mengajar di sekolah mengadakan pendidikan jarak jauh, di mana memiliki sejumlah keterbatasan, di antaranya penetrasi internet dan kemampuan siswa-guru untuk mengaksesnya yang tidak merata di sejumlah daerah, ujar Jumeri. Hal ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, si satu sisi pemerintah mencoba membantunya dengan menyediakan kuota internet.

Namun di satu sisi proses pembelajaran digital memiliki nilai plus karena bisa diakses sebanyak mungkin oleh anak, imbuh Ratih. Targetnya ke depan anak-anak usia PAUD dan SD di seluruh Indonesia bisa mengakses dan menguasai modul interaktif “Sampahku dan Tanggung Jawabku” ini.

Seperti Apakah Modul Sampahku dan Tanggung Jawabku?
Modul ini gratis dan bisa diakses di web sekolah.mu lalu pilih modul “Sampahku dan Tanggung Jawabku”. Oh iya sebelumnya daftar dulu ya sebagai anggota. Lalu pilih kategori untuk PAUD dan SD.

Sampahku tanggung jawabku

Berikut tautan untuk daftar modul PAUD yang ditujukan untuk anak usia PAUD hingga kelas 3 SD (di sini).

Dan berikut tautan untuk modul SD, yaitu untuk anak kelas 4 SD hingga kelas 6 SD (di sini).

Nah bila kita berkunjung ke halaman modul tersebut, kita akan mendapatkan informasi tentang apa itu program Sampahku, Tanggung Jawabku. Selain bertujuan memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya bertanggung jawab atas lingkungan, program ini juga program ini juga bertujuan agar anak-anak mengelola sampah untuk meminalkan dampak sampah dan berkontribusi pada gerakan Indonesia bersih dan bijak berplastik.

Anak-anak akan mendapat ilmu melalui video, cerita interaktif, buku cerita, dan panduan mengelola sampah. Pelatihan dikemas dengan cara menyenangkan dan durasinya tiap aktivitas rata-rata 30 detik hingga satu menit. Yang lama adalah menjadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan sehari-hari. Nantinya siswa juga diminta untuk melakukan aksi nyata seperti membuat biopori.

Modul interatif sampahku tanggung jawabku
Oh iya siswa juga akan mendapat rapor program dan sertifikat kelulusan. Seru kan?!

Ikut yuk. Orang tua juga bisa ikut lho. Aku juga ikut mendaftar sebagai profesional hehehe karena ingin tahu isinya. Info lebih lanjut bisa cek ke medsos @AQUALestari.

Gambar: infografik buatan sendiri dan gambar lainnya milik Indonesia Baik dan Danone-AQUA/Sekolah.mu

~ oleh dewipuspasari pada Mei 7, 2021.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: