Pengalaman Mendengar Twitter Space Horor Simpleman, BriiStory Dkk

Space horror episode 1
Semalam aku ikut sebagai salah satu pendengar Twitter Space yang bertema horor. Ini pengalaman kali pertama mengikuti space. Aku penasaran gara-gara pembicaranya ada Simpleman dan BriiStory yang utas horornya suka kubaca.

Judul Twitter Space Jumat malam, 9 Juli 2021 ini adalah “Untold Story Seorang Penulis Horor”. Ada lima pembicaranya. Yaitu Simpleman, BriiStory, MwvMystic, Balakarsa, dan Amaaisan.

Simpleman kondang dengan utas horornya yang kemudian menjadi viral, “KKN Desa Penari”. Tulisan lainnya yang tak kalah seram adalah “Sewu Dina”. Namun menurutku ceritanya yang bikin aku susah tidur adalah “Sorop”.

Sedangkan BriiStory melejit dengan “Rumah Teteh” dan “Rumah Hantu di Perkebunan Karet”. Untuk tiga penulis horor lainnya aku kurang tahu banyak.
Tapi rupanya aku pernah membaca soal “Santet” di MwvMystic dulu.

Untuk Balaraja, jika kucek timeline akun Twitternya banyak membahas tentang horor di jalur pendakian. Sedangkan Amaaisan banyak menjelaskan dan berdiakusi tentang karakter dan penampilan makhluk gaib.

Acara ini dimulai pukul 21.00 WIB. Respon warga Twitter benar-benar luar biasa. Aku yang sudah berhasil masuk lalu memasukkan kucing-kucing ke kandang, terlempar. Saat itu peserta sudah mencapai 3.800-an hingga server bermasalah.

Baru mendekati pukul 22.00 WIB, aku mencoba untuk masuk lagi. Dan untungnya berhasil. Jumlah peserta menurun sekitar 1800-an, mungkin karena tadi terlempar dan suara narasumber putus-putus.

Aku terlambat mengikuti perkenalannya. Tapi akhirnya bisa juga dengar suara mereka. Mereka sepertinya masih muda. Ada yang beberapa tahun baru lulus dari bangku kuliah.

Pertanyaan dan konsultasi dari pendengar inilah bagian yang menarik. Ada yang bertanya apakah pernah ada cerita horor yang bermasalah? Simpleman mengaku tak menyangka cerita “KKN Desa Penari” itu viral. Ia malah terguncang saat itu karena saat itu tujuannya hanya bercerita dan menyampaikan pesan yang penting saat bertamu di daerah lain.

Ia juga bercerita pernah begitu lama diam, tak menyelesaikan cerita. Rupanya ada masalah dengan cerita yang disampaikan. Ia mengaku buru-buru menyelesaikan cerita karena rupanya gangguan ke narasumber itu masih ada. Aku langsung menebak cerita yang dimaksud.

BriiStory juga pernah ceritanya dikoreksi oleh sosok yang ia tulis. Sosok Teteh itu.

Ketiga penulis lainnya juga berhati-hati bila membuat cerita. Jika narasumber meminta cerita dicabut karena serangan kembali muncul, maka mereka pun tak bisa menolak.

Ada kalanya mereka kembali eksis karena dibicarakan. Ketika menulis atau membaca cerita horor, bisa jadi mereka ada di sekitar kita karena merasa dibicarakan.

Pertanyaan lainnya berkisar tentang khodam, serangan yang menimpa dirinya, sosok lampor yang viral, dan benda-benda aneh yang dikirim orang tak dikenal.

Oke ada bagian-bagian yang mulai membuatku sebagai pendengar mulai gelisah karena pendengar yang melakukan konsultasi itu merasai sendiri hal-hal menakutkan tersebut. Ada yang merasa diikuti dan Amaai dengan lugas menjawab bahwa sosok itu memang ada di dekatnya. Aku jadi ikut terkejut. Ia kemudian memberikan nasihat dengan memperbanyak ibadah dan berkomunikasi.

Bahasan tentang lampor juga bikin merinding karena narasumber menjawabnya dengan detail. Ia bercerita jika mereka biasanya ada di gunung-gunung dan muncul jika ada wabah. Wah ini seram, aku tak berani menuliskannya lagi.

Konsultasi dan penjelasan lainnya tak kalah bikin deg-degan. Oh iya selain suara narasumber, aku mendengar suara-suara lain seperti suara burung malam, suara rame mendengung yang menutupi suara Simpleman yang membuatku dag dig dug. Apalagi lampu-lampu rumah sudah dimatikan dan jarum jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.

Saat penutup, seorang narasumber mengingatkan untuk berwudlu atau baca doa sebelum tidur. Para pendengar juga tak sedikit yang berkomentar merasai hal-hal yang menggelisahkan selama dan seusai mendengarkan bincang-bincang ini.

Perbincangan yang menarik. Jika ada lagi, aku mungkin ikut lagi sebagai pendengar.

Tapi sepertinya perlu ada moderator atau host sehingga pembagian pertanyaan dan jawabannya porsinya lebih sesuai. Temanya juga sebaiknya ditentukan, misalnya bulan depan bahas tentang fenomena A dan seterusnya. Oh iya sebaiknya mulainya jangan terlalu malam, jam 20.00 WIB rasanya lebih pas.

Gambar dari akun Mwv.Mystic

~ oleh dewipuspasari pada Juli 10, 2021.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: