Senyum

Ketika ia tersenyum
Aku malah tercenung
Kutengok kanan kiriku
Benarkah ia tersenyum kepadaku

Ia masih tersenyum lebar
Tapi kemudian senyumnya terasa janggal
Ada sesuatu yang membuatku tak nyaman
Kusegera beralih menjauh darinya

Senyum itu
Bukan sesuatu yang tulus
Ia bak penyambut
untuk mengkontrolku

Senyum itu rasanya pernah kutemui
Senyum dari seseorang yang dulu kumanfaati
Ia masih tersenyum ketika idenya kuakui
Ia juga masih tersenyum ketika ia suka kuporoti

Senyum itu terbayang di benakku
Senyum itu menghantuiku
Senyum itu menghujamku
Membuatku sadar akan dosa-dosaku

Aku kemudian melihat bayangan senyum
Ia ada di sana dan di situ
Senyum itu seperti menusukku
Akhirnya kuakui semua perbuatanku

Gambar dari clipart

~ oleh dewipuspasari pada Februari 4, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: