Kisah Konflik Menantu-Mertua yang Tipikal dalam “Eyang Ti”

Eyang Ti

Bagi penyuka film drama, sebenarnya film Indonesia tak kekurangan. Pasalnya sebagian besar film Indonesia adalah jenis drama, baik drama percintaan maupun keluarga. Salah satunya adalah “Eyang Ti” yang tayang di Klik Film.

Film “Eyang Ti” ini bercerita tentang konflik yang dialami antara mertua dan menantunya. Si menantu merasa si mertua banyak turut campur di urusan rumah tangganya. Akhirnya si nenek (Widyawati) mengalah dan menyetujui usulan anaknya, Adi (Irgi Fahrezi) untuk tinggal di panti wreda.

Cucunya, Nares (Cut Beby Tshabina) yang dekat dengan neneknya, merasa kecewa dengan sikap ibunya (Widi Dwinanda). Ia membangkang dengan cara datang ke panti wreda setiap hari menemui neneknya. Rupanya ada masa lalu yang pernah merebak di keluarga tersebut.

Eyang ti

Dalam film ini bintangnya adalah Cut Beby Tshabina yang makin luwes berakting di depan kamera. Vibes-nya aktris ini memang positif, selaras dengan perannya di film ini sebagai Nares. Bisa jadi ke depan proyek film Cut Beby akan semakin banyak.

Dari segi cerita, menurutku tak ada yang baru dalam film ini. Entah kenapa ceritanya masih cenderung tipikal dengan sosok menantu yang cerewet dan kasar kepada anak, suami, dan mertuanya. Solusinya pun juga klise, seperti yang biasa ada di sinetron dan  FTV.

Padahal dengan melihat nama Herwin Novianto sebagai sutradara, ekspektasiku lumayan tinggi. Mengingat ia juga membesut film-film yang bagus seperti “Tanah Surga… Katanya” dan “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara”.

Eyang ti
Bukan berarti film “Eyang Ti” ini buruk. Film ini masih menarik ditonton berkat interaksi antara Beby dan Widyawati yang terasa hangat, seperti betulan cucu dan eyangnya. Di film ini penonton juga mendapat secuil gambaran kondisi di panti wreda, di mana penghuninya juga sudah seperti keluarga.

Film ini hanya berdurasi 60 menitan. Karena ceritanya hanya seputar konflik menantu, mertua, dan kemudian masalah cucunya sehingga memang rasanya sulit durasi diperpanjang. Enam puluh menit rasanya juga sudah lama karena penutup ceritanya sudah bisa ditebak sejak awal.
Skor: 6/10

Gambar dari Klik Film dan Suara

~ oleh dewipuspasari pada Februari 8, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: