Tahu Goreng di Perjalanan

Tahu goreng Jika melihat tahu goreng dengan cabe hijau dalam wadah plastik, aku teringat ketika sering naik bus dan kereta ekonomi dari Surabaya-Malang, atau sebaliknya. Dulu. Dulu sekali ketika masih berkuliah dan bekerja di kota pesisir tersebut.

Dulu ada banyak pedagang asongan yang hilir mudik menawarkan aneka makanan dan barang-barang lainnya ke para penumpang. Jika uang sakuku lebih, aku ingin sekali membelinya. Tapi dasar anak kosan, saat itu aku merasa harus super hemat agar uang dari ortu dan dari cepetan ini itu bisa cukup untuk sebulan. 

Tahu goreng itu enak. Apalagi jika disantap saat lapar dan tahunya masih segar, baru digoreng, dan masih hangat.

Rasanya gurih. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal. Disantap dengan cabe makin enak. Awas jangan lupa bawa air minum ketika hendak menyantapnya. Siapa tahu kepedasan. 

Di Jakarta biasanya tahu goreng ditawarkan dengan lontong agar bisa kenyang. Tapi aku biasanya hanya pilih tahunya. 

Tahu goreng, makanan sederhana yang bisa membuatmu merasa bahagia di waktu yang tepat. 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 11, 2023.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: