Tragedi Kucing: Sam Kena Lem Tikus

Aku belum sempat menulis hari ini karena ada tragedi yang memakan waktu, energi, dan emosi. Samsudin alias kucing Sam kena lem tikus.

Alhasil seharian aku menggagalkan semua rencana dan melakukan operasi penyelamatan Sam.

Awalnya ia menangis ketakutan dan kesakitan dengan berlari kencang dan mengadu ke aku. Eh kamu kenapa. Ada apa Sam?

Aku terkejut ketika mendapati di badannya menempel alas kardus. Dan, ternyata alas tersebut berisi lem tikus

Aku bingung dan panik. Segera kugendong dan kumandikan Sam dengan sampo kucing di kamar mandi belakang. Sayangnya tak berhasil.

Lalu kugunakan sampo manusia. Kugosok sampo ke bagian badannya yang lengket Agak bersih sih tapi bulunya masih lengket.

Aku makin bingung. Apa harus kubawa ke dokter atau pemandian kucing, mungkin mereka tahu cara menolongnya. Atau cara terakhir, bulunya dicukur.

Tunggu, aku harus tenang. Jangan panik. Sepertinya aku perlu bantuan mbah google dulu.

Sementara itu Samsudin masih melolong dan meronta. Ia kedinginan dan ketakutan. Akhirnya kukeringkan dengan handuk. Namun, bulunya sebagian masih lengket, terutama bulu bagian belakang dan ekornya.

Aku pun segera mencari pertolongan di internet.

Solusinya?
Di internet disebutkan lem tikus bisa dikalahkan oleh minyak zaitun, baby oil, dan minyak goreng. Oleh karena yang ada di rumah hanya minyak goreng, maka bahan tersebut yang kuoleskan ke bagian bulunya yang masih lengket.

Ooh Sam kayaknya masih trauma. Ia terus menghindariku. Aku jadi seperti main kejar-kejaran dengan dirinya.

Aku tak menyerah. Kuoleskan minyak sebisanya. Lalu kucoba menggosoknya perlahan. Sedikit berhasil. Bagian yang lengket mulai melembut. Sayang si Sam tak nyaman dan lari bersembunyi.

Aku menunggu Sam dengan sabar. Kuoleskan lagi. Lalu kuberi sedikit bedak bayi dan kusisir. Bagian bulu belakang mulai bisa disisir. Tapi ekor dan bagian kaki belakang masih lengket.

Setelah beberapa kali kuolesi, minyak mulai meresap ke bagian yang masih lengket sehingga lemnya perlahan melunak.

Sam nampak tak nyaman.

Aku pun segera menggendongnya menuju kamar mandi belakang dan membersihkan bagian yang kena minyak dengan sampo kucing lagi. Ooh ia memberontak, melolong, dan menjerit.

Aku harus sigap. Kubilas dan kuhanduki lagi. Sam menangis, lalu bersembunyi di lemari.

Sampai cerita ini kutulis, bulunya masih sedikit berminyak. Namun setidaknya, sebagian besar bulunya sudah tidak lagi lengket.

Mungkin Sam besok harus kumandikan lagi. Kasihan kalau kumandikan lagi sekarang. Sudah dua kali ia mandi dan kedinginan.

Bagian ekornya masih ada yang lengket oleh lem, demikian juga dengan kaki belakangnya. Nanti deh pas Sam tidur pulas kuolesi lagi dengan minyak bagian tersebut.

Sam ada-ada saja kelakuannya. Sebelumnya, ia sempat tercebur oli hingga kumandikan dengan susah payah. Kini ia kena lem tikus.

Entah dari mana dan di mana ia kena masalah tersebut. Moga-moga karena ia sedang sial dan murni kecelakaan saja, bukan karena dikerjain orang jahat.

~ oleh dewipuspasari pada Juli 14, 2026.

2 Tanggapan to “Tragedi Kucing: Sam Kena Lem Tikus”

  1. Kakak pecinta&pemerhati kucing toh.
    Salam dari Riau.
    šŸ˜€šŸ‘

Tinggalkan komentar