
Kemarin lusa aku menuntaskan membaca Keajaiban Toko Buku Namiya. Ceritanya mengharukan dan memikat dengan unsur fantasinya. Ulasannya mungkin masih kapan-kapan, karena aku sedang ingin bercerita tentang salah satu tokoh dalam buku tersebut yang menggemari The Beatles. Lanjutkan membaca ‘Keajaiban Toko Buku Namiya dan The Beatles’



Joko Pinurbo alias Jokpin tergolong penyair yang produktif. Ada lebih dari 20 buku kumpulan puisi yang telah dihasilkannya. Tiap buku punya benang merah yakni topik-topik yang mirip-mirip, seperti ibu, keranda, hubungan pria dan perempuan, kritik sosial, dan tentunya yang tak ketinggalan adalah puisi tengang celana. Buku kumpulan puisi raja celana yang baru kubaca kali ini berjudul Tahilalat.
Hari Sabtu lalu aku spontan menuju Pia Apple Pie di Bogor. Di sana aku menikmati aneka makanan dan minuman serba apel sambil membaca-baca kembali buku berjudul Jangan Sisakan Nasi dalam Piring. Sambil menyantap makanan dan membaca, aku berharap menemukan keberuntungan dengan bertemu si penulis yang merupakan pemilik tempat makan ini. Ya si penulis yang bernama Kembangmanggis adalah nama pena dari Baby Ahnan, penggiat kuliner Bogor, yang juga pemilik Death by Chocolate dan Makaroni Panggang.