Jagung dan Pindang si Nero pun Naik

Jagung

Mendekati lebaran, harga kebutuhan pokok naiknya cukup signifikan. Kupikir yang naik seputar daging sapi, telur ayam dan juga bawang merah. Akan tetapi sayuran dan bahan makanan lainnya juga ikut tergerek. Kenaikannya pun terbilang sangat lumayan.

Saat tadi berbelanja di tukang sayur, saya pikir penjualnya salah hitung sehingga saya kembali. Ternyata tidak. Kata si penjual memang sayuran dan ikan turut naik. Wah berat juga ya, padahal belanja juga ga banyak mumpung puasa. Kupikir dengan menyederhanakan barang yang dibeli bisa menghemat pengeluaran, ternyata malah mahal dan tidak jadi hemat.

Yang membuat kaget harga jagung. Biasanya setongkol jagung dihargai Rp 3 ribu. Tapi kini menjadi Rp 5 ribu. Coba berapa persen kenaikannya? Lebih dari 60%. Fuih.

Kalau untuk ikan kenaikannya masih cukup wajar, yakni Rp 2-5 ribu dari harga sebelumnya. Tapi yang bikin cemberut, ikan pindang alias ikan cue kesukaan Nero ikut naik. Wah Nero jatahmu bisa berkurang nih. Jika biasanya tiga ribuan, saat ini empat ribuan, atau naik 33%. Wah si Nero bisa ikut-ikutan puasa nih kalau begini.

Kenapa ya harga bisa naik sedemikian rupa. Padahal kan jumlah stoknya sama. Kalau misalkan ingin untung lebih, benarkah petani dan nelayan yang untung, atau pihak distributot belaka? Bulan puasa bukannya bisa menghemat malah jadi mahal deh. 

Gambar dari sini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 13, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: