Keluarga ‘Aneh’ di Marmalade Boy

Marmalade Boy

Ketika ublek-ublek sebuah pameran buku beberapa tahun silam, kutemukan manga berjudul Marmalade Boy. Saya suka sampulnya yang segar seperti selai jeruk alias marmalade. Setelah baca isinya baru lumayan mumet dengan ceritanya. Saya suka Miki, tokoh utama wanitanya, yang kuat dan tabah dengan keluarga anehnya.

Miki, pelajar SMA, ini memang wajar jika histeris. Orang tuanya mengabarinya keduanya hendak berpisah lalu bertukar pasangan dengan pasangan suami istri yang ditemuinya saat liburan. Miki sangat marah pada orang tuanya. Tapi kedua orang tuanya terus membujuknya dan mengenalkan pasangan tersebut.

Miki semakin pusing dengan rencana orang tuanya. Selain bertukar pasangan, keempatnya akan tinggal dalam satu rumah, sehingga akan ada dua keluarga di satu rumah. Pasangan Chiyako dan Youji juga akan membawa anak laki-laki mereka tinggal bersamanya. Miki pun semakin frustasi.

Yuu, anak laki-laki sebayanya itu malah sebaliknya. Ia nampak ceria dan menyambut hangat kehadiran Miki. Ia sering menggoda Miki terlalu mengambil pusing urusan orang dewasa. Berkat Yuu, Miki mulai mencoba mengabaikan kedua orang tua dan kedua ayah-ibu tirinya itu. Ia mengalihkan kesibukan ke kehidupan di sekolahnya.

Miki kembali ceria. Ia pandai bermain tenis dan sebelumnya dikenal sebagai gadis yang bersemangat. Sedangkan Yuu di sekolah sebaliknya. Ia pendiam dan lebih sering di perpustakaan. Ia juga sibuk bekerja sambilan, ternyata ia memiliki alasan tersendiri.

Baru diketahui Miki jika Yuu juga terkejut dengan rencana tukar pasangan orang tuanya. Ia hampir membenci orang tuanya, apalagi ia menemukan fakta sebenarnya empat orang dewasa itu sudah saling kenal sejak lama, bukan saat liburan seperti yang mereka sebutkan. Yuu berpura-pura ceria untuk menutupi perasaannya sebenarnya.

Cerita makin rumit ketika Yuu mulai menyukai Miki. Lambat laun Miki juga lebih merasa nyaman dengan Yuu daripada Ginta, teman satu klubnya. Akan tetapi suatu ketika Yuu ragu apakah ia anak Youji ataukah ia anak Jin, satu ayah dengan Miki. Jika yang benar yang kedua, maka ia dan Miki bisa jadi kakak-adik.

Yuu dan Miki

Hahaha membaca manga ini saya jadi ikutan pusing. Untung nggak sekalian menonton animenya. Versi animenya malah njlimet dan kebanyakan pernak-pernik sehingga terlalu drama. Inti ceritanya sih keduanya ragu untuk melanjutkan hubungan karena kekuatiran mereka sedarah alias kakak-adik.

Saya menyukai tokoh Miki yang digambarkan selalu ceria. Ketika Yuu memutuskannya, ia tetap berpura-pura ceria dan tabah. Sedangkan Yuu ala Rangga di AADC yang serius dan cerdas, tapi pandai memasang topeng ceria jika itu diperlukannya.

Bagian yang saya suka di manga ini ketika tahu alasan Yuu menerima Miki sebagai bagian keluarganya. Rupanya sebelumnya ia sempat menginvestigasi siapa calon adik tirinya. Ia langsung merasa menyukai Miki ketika melihatnya dari kejauhan asyik bermain tenis.

Meski ceritanya rumit, ending-nya sih bisa ditebak kok. Kisah penutupnya lebih bagus dibandingkan manga/anime Kare Kano, dimana kisahnya sejenis.

Gambar dari sini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 30, 2016.

2 Tanggapan to “Keluarga ‘Aneh’ di Marmalade Boy”

  1. Rasanya mirip drama seri taiwan yg dibintangi ken zhu kan? Kalau ga salah judulnya orange boy..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: