Menghargai Diri Sendiri Itu Tak Kalah Penting

stock-photo-mixed-race-woman-reading-a-good-book-223805245

Selama ini saya dan Kalian mungkin terbiasa dengan menghargai orang lain. Menghargai kehadiran orang lain dengan menyiapkan makanan yang nikmat, memberikan pujian dan hadiah untuk memotivasi bawahan, menghargai waktu mereka dengan datang tepat waktu saat janji bertemu dan sebagainya. Namun, ada kalanya saya dan Kalian lupa bahwa memberikan penghargaan kepada diri sendiri itu juga penting.

Ada pepatah mengatakan hargailah dirimu sendiri sebelum menghargai orang lain. Menghargai orang lain itu wajib, akan tetapi menghargai diri sendiri juga penting. Ketika orang mampu menghargai dirinya sendiri maka orang lain juga akan menghargai kita. Lantas bagaimana cara menghargai diri sendiri?

Salah satu cara termudah menghargai diri sendiri adalah mencintai diri kita sendiri, mengetahui kelebihan dan memahami batasan kemampuan diri. Dengan mencintai diri sendiri maka kita akan berupaya memperlakukan diri kita sendiri dengan hal-hal terbaik dan berupaya keras untuk mendapatkan hal-hal terbaik.

Hal-hal terbaik tersebut bukan selalu berkonotasi pada bermewah-mewah dan bermalas-malasan. Saat kita menghargai diri sendiri tentu tahu bahwa kita memiliki kemampuan yang mungkin berbeda dengan yang dimiliki orang lain. Misalnya, ada orang yang diberi kemampuan untuk membedakan bijih kopi terbaik dengan melihat, menyentuh, dan mencicipinya. Itu sebuah kelebihan dan kemampuan yang tidak semua orang memilikinya. Agar mampu menghargai kemampuan tersebut, maka caranya adalah bekerja sesuai dengan kelebihan tersebut, misal di perkebunan, industri kopi atau di kafe. Sebaiknya jangan merendahkan diri dengan bekerja serabutan hanya karena kelebihan tersebut bukan keahlian umum.

Saya saat ini mencoba menghargai hobi dan minat saya dalam hal tulis-menulis. Saya coba bedakan antara hobi dan pekerjaan. Saat menulis sebagai hobi saya menulis suka-suka tanpa memikirkan apa yang akan saya dapat. Akan tetapi ketika menulis menjadi pekerjaan saya coba melakukannya dengan upaya yang terbaik dan sesuai ketentuan.

Me time

Yang memprihatinkan masih ada pihak-pihak yang merendahkan profesi penulis dengan memberikan honor pertulisan yang sangat rendah. Dulu saya pernah mencoba-coba membuat artikel berbahasa Inggris dengan harapan mendapatkan penghasilan tambahan. Namun lambat laun saya kecewa ketika melihat upaya saya rasanya tak dihargai dengan nilai yang begitu rendah.

Awalnya saya menjadikannya proses pengiriman artikel dengan honor rendah tersebut sebagai media belajar menulis. Akan tetapi lambat laun saya sadar, saya perlu menghargai waktu saya karena membuat artikel itu tidaklah mudah, seringkali perlu riset, mencari sudut pandang berbeda dan memerlukan inspirasi. Oleh karenanya melihat masih banyak pihak yang menghargai artikel dengan nilai yang begitu rendah membuat saya sedih. Cobalah mereka berada di pihak yang mendapat honor rendah tersebut, apakah mereka bersedia?

Ya, saya kemudian memisahkan antara tulisan sebagai hobi dan ketika sebagai pekerjaan. Dengan demikian saya merasa lebih menghargai waktu dan kemampuan saya.

Penghargaan dari pihak lain terhadap kemampuan kita juga penting. Untuk saya, ketika sebuah artikel banyak dibaca atau banyak menginspirasi/menambah wawasan maka itu adalah sebuah bentuk penghargaan. Penghargaan lainnya bisa berupa karya dimuat di media terkenal, paper diterima oleh konferensi nasional/internasional, artikel menjadi headline, atau mendapatkan juara ketika mengikuti lomba menulis.

Cara lainnya untuk menunjukkan penghargaan kepada diri sendiri adalah memberikan waktu bagi diri sendiri untuk memanjakan diri. Bisa bersenang-senang berdasarkan hobi itu sangat menyenangkan. Membaca buku sepuasnya, berbelanja barang yang lama diidam-idamkan, atau menyantap masakan yang lezat.

Voucher sodexo

Salah satu wujud penghargaan tersebut adalah mendapatkan voucher belanja Sodexo yang bisa banyak digunakan di berbagai merchant Sodexo, dari toko buku, berbelanja di minimarket, berbelanja fashion hingga menikmati sajian lezat di berbagai restoran. Ketika ulang tahun dan momen khusus saya beberapa kali mendapatkan hadiah berupa voucher belanja Sodexo tersebut dari teman-teman ataupun kantor dan institusi lainnya. Asyiknya kita tidak mendapat sesuatu yang tidak kita inginkan.

Saya bisa membelikan sesuatu yang saya inginkan atau memanjakan diri dengan voucher belanja Sodexo ini, sehingga teman-teman tidak kecewa jika saya tidak menggunakan kado mereka. Mereka senang bisa berbagi dan saya pun juga gembira bisa berbelanja dan memanfaatkannya untuk hobi dan memanjakan diri.

Yang sering saya lakukan dengan voucher belanja Sodexo ini adalah berbelanja buku oleh karena saya kutu buku. Wah saat-saat memilih buku dan kemudian membacanya tanpa gangguan itulah salah satu bentuk penghargaan diri. Saya juga suka berbelanja camilan dan es krim di minimarket untuk bersenang-senang atau sesekali menikmati makanan cepat saji dengan voucher ini.

Koleksi buku

Yang belum pernah saya lakukan dengan voucher ini adalah menggunakannya untuk berkaraoke bersama temam-temana, jalan-jalan dan menginao di hotel, serta menggunakannya untuk merawat wajah dan tubuh. Ada 269 merchant dan ribuan outlet untuk memanfaatkan voucher Sodexo ini. Asyik bukan?!

Sodexo

Memberikan waktu ‘me time‘ dan sesekali memanjakan diri dengan memanfaatkan voucher belanja Sodexo ke merchant Sodexo favorit adalah salah satu bentuk penghargaan diri ala saya. Kalian mungkin punya cara berbeda. Apapun itu percayalah berikan waktu dan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang Kalian sukai sebagai wujud rasa mencintai dan respek terhadap diri Kalian sendiri. Setelah Kalian mencintai dan memberikan penghargaan diri sendiri maka orang lain juga akan respek terhadap Kalian, sama halnya ketika saya dan Kalian respek terhadap mereka.


banner_blog_kontes_sodexo

Gambar dari: Sodexo Indonesia dan dreamstime

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 14, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: