Kisah Raksasa Baik Hati di The BFG

The BFG

Roald Dahl salah satu pengarang favorit. Ia suka menambahkan elemen fantasi dalam kisah-kisahnya. Sudah ada beberapa karya Roald Dahl yang difilmkan seperti Mr Fox yang Fantastis, Charlie dan Pabrik Cokelat, juga Mathilda. Kali ini buka yang cukup signifikan dalam karir menulis Roald Dahl pun diluncurkan, berjudul The Big Friendly Giant alias The BFG.

Kisah The BFG mengisahkan pertemuan antara bangsa manusia dan bangsa raksasa. Di sebuah panti asuhan di London, seorang anak perempuan berkaca mata, Sophie, selalu merasakan ada sesuatu yang aneh hadir setiap dini hari, tepatnya sekitar pukul 03.00. Oleh karena ia menderita insomnia, ia terjaga hingga lewat malam dan menyadari ada sesuatu yang melewati jalanan London. Hingga suatu saat prediksinya terbukti dan ia pun tertangkap oleh seorang raksasa.

The bfg2

Sophie (Ruby Barhill) anehnya tidak merasa terlalu ketakutan. Raksasa yang kemudian dikenal dengan The BFG (Mark Rylance) itu sengaja menangkapnya karena ia mengetahui sepak terjang para raksasa. Ia kuatir Sophie membocorkan keberadaan mereka. Sophie pun harus tinggal bersama dirinya seumur hidup. Ia memberi Sophie pakaian dan juga makanan.

The BFG suka melakukan eksperimen. Dan ia berkata ia juga menangkap mimpi di sebuah tempat yang disebutnya The Dream Country. Namun kemudian The BFG menyadari kali ini ia bakal kesulitan menyembunyikan Sophie di antara para raksasa lainnya karena raksasa mengendus kehadiran Sophie. Raksasa ini jenis berbeda dengan dirinya. Mereka raksasa pemakan daging dan termasuk memangsa manusia. Akankah mereka sanggup mengalahkan para raksasa tersebut.

Awal-awal menonton film ini, saya suka dengan atmosfer London saat larut malam dan bagaimana Sophie gemetaran sekaligus penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di luar panti asuhannya atau di jalanan London saat pukul 03.00 dini hari tersebut. Ketika ia diculik dan memasuki negeri para raksasa juga menarik, apalagi panorama di Dream Country yang indah seperti layaknya negeri fantasi.

The BfG

Namun, alur yang lambat dan tone dalam film lama-kelamaan membuat bosan. Saya sampai hampir tertidur waktu itu saat menontonnya. Untunglah kemudian terselamatkan dengan adegan dan kisah pembalasan ke para raksasa pemangsa manusia tersebut sehingga alurnya kembali berwarna.

Dari segi akting dan visualisasi sih mantap, hanya kedodoran di segi alur cerita yang lamban sehingga terkesan menjenuhkan.

Detail Film:
Judul : The BFG
Sutradara : Steven Spielberg
Pemeran: Mark Rylance, Ruby Barhill, Penelope Wilson
Genre : Fantasi, dongeng
Rating : 7/10

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 22, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: