Seorang Wanita dan Kucing Kesayangannya

her-cat

Baginya kucing itu adalah sahabatnya. Ia telah berpasangan dan ia menyayangi belahan jiwanya tersebut, tapi selalu ada ruangan khusus di hatinya bagi kucingnya.

Kucingnya itu bernama Nero. Sejak lahir ia telah membuat wanita itu jatuh hati dengan warnanya yang berbeda dengan kucing-kucing yang pernah dilahirkan si Nori. Kucing berwarna kecokelatan dan memiliki semangat juga keberanian. Ia memutuskan merawat kucing itu dan memberinya nama Nero, dari Neko dan Hero, dimana berarti kucing pahlawan.

Kucing-kucing lainnya menganggap Nero beruntung. Tapi sesungguhnya wanita itu yang beruntung mendapatkan Nero. Kucing itu penyelamatnya selain tentunya belahan jiwanya. Saat kedua orang itu berpisah jarak sekian lama, kucing itu menemaninya dan menjadi sahabat satu-satunya.

Kucing itu memahami dirinya. Saat ia bersedih dan merasa terpuruk, Nero menghiburnya. Ketika ia benar-benar merasa kesepian dan merindukan kehadiran pasangannya, kucing itu langsung menghambur ke dirinya dan membuatnya tersenyum. Ialah teman berbagi, saat ia merasa senang dan saat berduka.

Si Nero kini sedang sakit dan perempuan itu merasa gundah. Nero lemas dan sedang tidak ingin makan apapun. Ia menyuapinya, meski sering tidak diterima oleh kucingnya. Ia mengelus-elus kucing tersebut dan berharap ada keajaiban yang membuat kucingnya kembali sehat.

Saat ini ia bersedih. Ia belum siap jika Nero meninggalkannya. Ia menyayangi kucing tersebut. Ia tahu kucing itu juga menyayanginya.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Desember 25, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: