Dukungan Terhadap Film Indonesia Ala HOOQ

sang-penari-macam2

Ronggeng Dukuh Paruk adalah sebuah novel yang menarik, baik dari segi alur ceritanya maupun diksinya yang indah. Ketika novel karya Ahmad Tohari tersebut difilmkan oleh Ifa Isfansyah dengan judul Sang Penari, aku ingin menontonnya, tapi terlambat karena film tersebut sudah turun layar.

Akhirnya aku lupa dengan keinginan itu, tapi mendadak kegirangan ketika menemukan film ini di antara koleksi film Indonesia di HOOQ. Dengan sabar aku menunggu film tersebut terunduh sempurna untuk kemudian dapat ditonton kapan saja.

sang-penari

Tidak perlu waktu berjam-jam mengunduhnya. Tidak sampai tigapuluh menit, proses unduh bisa selesai dan siap ditonton kapan saja. Ada tiga pilihan kualitas film, apakah kualitas rendah, sedang, atau yang bagus. Aku memilih yang kualitas terendah sebesar 400MB dan ternyata gambarnya sudah bagus, jelas, dan lancar untuk ditonton via gadget. Film tersebut kemudian dapat kunikmati dan kubandingkan dengan versi novelnya yang legendaris.

Sang Penari merupakan sebuah film yang berkisah tentang seorang dara bernama Srintil. Ia sangat ingin menjadi penari. Keinginannya itu pun semakin kuat ketika kedua orang tuanya tewas. Orang tuanya pembuat tempe bongkrek yang secara tak sengaja meracuni banyak warga di kampung. Karena tak percaya tempenya berbahaya, ayahnya pun menyantapnya dan tewas seketika. Ibunya menyusul ayahnya kemudian.

Srintil yang kemudian diasuh kakeknya besar dengan bayang-bayang kemarahan warga desa akan peristiwa tersebut. Sejak itu ia memutuskan membayar dosa tersebut dengan menjadi penari ronggeng yang mengangkat nama Dukuh Paruk.

Srintil punya sahabat bernama Rasus. Ia menyayangi Srintil dan kecewa ketika gadis yang disukainya itu kukuh menjadi ronggeng. Jika gadis yang dikasihinya itu menjadi ronggeng maka ia harus rela berbagi Srintil dengan pria lainnya.

Hubungan Srintil dan Rasus serta kehidupannya sebagai penari ronggeng adalah fokus utama cerita Sang Penari. Film yang dibintangi Oka Antara dan Prisia Nasution ini mengaduk-aduk emosi. Meski ceritanya tergolong romansa yang tragis, tapi saya merasa puas dapat menonton adaptasi film dari novel yang kukoleksi.

Selain Sang Penari, ada segudang film Indonesia menarik lainnya yang berada dalam database HOOQ. Ada Ada Apa Cinta 1 dan 2 yang populer, juga film asyik lainnya seperti Filosofi Kopi, Janji Joni, Winter in Tokyo, dan sebagainya. Juga ada film lawas atau kategori Tempo Doeloe seperti koleksi Warkop DKI, deretan film Benyamin Sueb, koleksi horor Suzanna dan film jadul lainnya yang seru.

gie-dkk

sundel

Film Indonesia memang mulai banyak dilirik oleh kalangan muda. Genre yang beragam dan alur cerita yang semakin berkualitas membuat film Indonesia layak menjadi tontonan yang dicari penikmat film. Di HOOQ beragam genre film Indonesia tersebut tersedia serta siap ditonton kapan saja dan dimana saja. Selain film layar lebar, koleksi film Indonesia di HOOQ berupa serial televisi seperti Anak Jalanan.

anjal

Dengan adanya aplikasi tontonan film Indonesia yang bisa ditonton via gadget seperti smartphone, tablet, dan laptop, maka penikmat film Indonesia tidak perlu kuatir film kesayangannya turun layar. Memang tidak semua film Indonesia beruntung mendapat jatah tayang berminggu-minggu di jaringan bioskop, terkadang ada yang bernasib malang hanya diputar selama beberapa hari karena peminat film tersebut yang spesifik. Di HOOQ, film yang populer dan film festival dua-duanya tersedia. Film seperti Sokola Rimba, Atambua 39 Derajat, Surat dari Praha dan Cahaya dari Timur Beta Maluku juga ada.

Dengan adanya HOOQ maka pecinta film Indonesia juga tidak perlu was-was akan pembajakan film. Oleh karena film-film tersebut legal dimana didapatkan dengan partnership antara HOOQ dan produsen film Indonesia. Alhasil, dengan menonton film Indonesia di HOOQ – yang telah turun layar di bioskop- maka Kalian turut mendukung kemajuan perfilman Indonesia. Jarak antara film tayang di bioskop dan ditayangkan di HOOQ juga tidak sampai setahunan. AADC 2 dan Winter in Tokyo, misalnya. Film rilisan 2016 ini sudah tayang di HOOQ sehingga Kalian tidak terlalu jauh ketinggalan akan perkembangan film Indonesia jika tidak sempat menontonnya di bioskop.

 

Apa sih HOOQ itu?
HOOQ merupakan aplikasi yang menyediakan layanan menonton film. Ada juga yang menyebutnya video on demand atau video berdasarkan kebutuhan. Jika Kalian ingat dulu ada rental DVD maka HOOQ mirip dengan rental film, namun sifatnya digital bukan dalam bentuk kepingan DVD. Lantas bagaimana cara menikmati layanan ini.

Tentunya Kalian perlu mendaftar terlebih dahulu. Kalian bisa menuju websitenya (di sini) untuk mendaftar atau bisa langsung mengunduh aplikasinya di Google Play untuk smartphone berbasis android atau App Store untuk gadget berbasis iOS. Kamu perlu memasukkan alamat email dan nomor HP, baru kemudian menunggu untuk diverifikasi.

hooq

Selanjutnya Kalian tinggal memilih film yang ingin diputar. Selain film Indonesia juga ada film mancanegara, dari film Holllywood, Bollywood, dan film Asia lainnya. Juga banyak tersedia film serial seperti Flash, Arrow, dan masih banyak lagi. Ada lebih dari 30 ribu film wuiihhh puas banget kan menontonnya. Penggemar anime dan mereka yang memiliki anak-anak juga tidak perlu kuatir karena ada film anime dan film untuk anak-anak. Subtitle-nya pun bisa dipilih.

holly

shah-rukh

dora

Jika ada film kesayangan Kalian belum ada di HOOQ, Kalian juga bisa me-request-nya. Tapi sabar ya karena perlu proses.

Layanan video on demand dari Singapura ini masuk ke Indonesia pada April 2016. Biaya langganannya sebesar Rp 49.500/bulan (sudah termasuk pajak) dimana Kalian bisa membayarnya dengan kartu kredit atau dengan sistem potong pulsa untuk pemillik nomor XL dan Telkomsel.

Dengan slogan “HOOQ Time, Anytime” maka penikmat HOOQ bisa menonton film di layar gadget-nya, tanpa harus pergi ke bioskop atau harus berada di depan perangkat pemutar DVD dan teve. Saat macet atau saat bosan sendirian di rumah, Kalian bisa langsung bersantai sembari menonton serial atau film kesayangan.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Maret 3, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: