Do…Re…Mi…Fa…Dikejar Kucing Empat

Judul artikel ini mungkin nggak banget. Hahaha saya lagi tidak punya ide menulis dan sejak seharian rasanya ingin malas-malasan. Ceritanya saya punya teman kucing lagi. Bukan hanya satu, melainkan empat. Kucing-kucing itu dulu kusebut Mimi, Mumu dan sebagainya. Tapi rasanya lebih wah jika mereka kusebut Do, Re, Mi, Fa.

Empat kucing! Wow! Penggemarku banyak juga. Di rumah tentunya masih ada Nero dan Mungil, dua kucing kesayanganku. Tiap hari aku mondar-mandir menemui mereka untuk kuberi makan. Gara-gara mencium aroma pakan kucing itulah empat kucing di rumah petak itu menandaiku.

Awalnya ada si Do, kucing mungil perempuan berwarna putih dan bentol-bentol hitam. Lalu muncul Re, kucing hitam dengan kaki putih. Kayaknya kucing betina juga. Ada lagi Mi, kucing jantan berwarna kuning kecokelatan mirip Nero. Lantas ada Fa, kucing abu-abu dengan sedikit kecokelatan, juga kucing betina. Meriah, bukan?!

Jika aku buka pintu biasanya ada Do atau Mi yang tidur di alas kaki. Lalu dengan operasi senyap maka ketiga kucing lainnya langsung berkumpul. Kompak meminta makanan.

Dua kali aku dikerubungi mereka. Diikuti bak aku seorang artis. Kucing-kucing itu mengikutiku tak lelah hingga di ujung jalan. Mereka baru berhenti ketika ku menyeberang.

Wah repot juga punya kawan baru. Biaya ikan dan pakan kucing pun bertambah. Repotnya lagi jika ku berpindah karena ada emosi yang tertinggal.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 7, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: