Dualisme

Terkadang sesuatu yang buruk menghinggapi suatu kaum atau negeri malah membawa kebaikan bagi negara lainnya. Peristiwa bom Nagasaki dan Hiroshima tentunya merupakan mimpi buruk bagi negara Jepang. Sebaliknya, seperti sisi mata uang logam, ada sisi baiknya bagi negara yang terjajah oleh Jepang. Indonesia akhirnya bisa terbebas dari cengkraman negeri sakura tersebut.

Jika melihat film perang, terkadang sulit untuk berpikir obyektif. Saat rakyat Indonesia mulai mendapat harapan dengan peristiwa proklamasi kemerdekaan, rakyat Jepang di Hiroshima dan Nagasaki merasa sengsara. Mereka kehilangan bangunan-bangunan penting, anak kehilangan orang tuanya, rumah tempat bernaung pun musnah. Seratus duapuluh ribu penduduk atau lebih dikabarkan tewas oleh serangan tersebut. Sungguh menakutkan.

Hal ini juga terjadi pasca kemerdekaan. Sekutu, termasuk Belanda merasa gembira. Mereka mengira Indonesia bakal bisa kembali menjadi daerah jajahannya. Tentunya kegembiraan sekutu ini menjadi kabar mengerikan bagi bangsa Indonesia. Ratusan ribu jiwa atau malah lebih korban peperangan terjadi selama agresi militer Belanda di pihak Indonesia.

Intinya perang itu merugikan terutama bagi warga sipik yang hanya menginginkan kedamaian. Namun, sayangnya perang terkadang sulit dihindari jika kedaulatan sebuah negara dilanggar.

Ah kenapa ya sampai saat ini masih ada saja peperangan?

Gambar: Youtube

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 19, 2017.

5 Tanggapan to “Dualisme”

  1. Sepertinya Saya harus belajar kembali sejarah Indonesia . . . Terimakasih artikelnya . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: