Gadis Beruntung

Mereka menyebutnya gadis yang beruntung, gadis yang sangat beruntung. Ia dibesarkan di keluarga yang berkecukupan. Ia tak pernah kekurangan. Selalu ada orang-orang yang siap membantunya. Tapi kenapa matanya nampak redup, kosong, seolah tak bernyawa?

Klara namanya. Ia rupawan sejak masih anak-anak dan makin menawan saat dewasa. Teman-temannya mengerubunginya karena ia gadis yang terkenal. Ia cantik dan kaya. Oh iya ia juga cerdas dan ramah. Benar-benar bak gadis yang sempurna.

Ketika ia sudah bekerja dan mendapat jabatan lumayan, ia baru sadar jika selama ini keluarganya melakukan pencucian uang. Ia dibesarkan dari uang yang tak benar. Ia merasa sengsara dan merasa bersalah.

Ia sayang kedua orang tuanya. Ia tak ingin kedua orang tuanya mendekam di penjara. Mataku yang redup dan tak lagi bercahaya menunjukkan kegundahan hatinya. Ia tak menyukai bisnis ayahnya tapi tak ingin ayahnya di balik terali.

Maka Klara merancang rencana cerdik. Rencana yang berlapis-lapis sehingga bakal sulit ditebak siapa otak di baliknya. Ia akan merampok kekayaan ayahnya dengan cara yang bakal sulit terdeteksi. Uang itu akan dikembalikannya ke mereka yang berhak.

Beberapa tahun kemudian kedua orang tuanya jatuh miskin. Keluarga Klara pun dijauhi. Namun, cahaya pada mata Klara kembali.

Ia disebut gadis yang beruntung. Sangat beruntung. Ia berjuang mengembalikan peruntungannya. Lambat laun kekayaan keluarganya kembali lewat jalur yang benar. Klara pun tersenyum.

Gambar: pexels

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 11, 2017.

3 Tanggapan to “Gadis Beruntung”

  1. Cerita superpendek yang bagus. Twistnya agak belakangan mungkin akan semakin bagus. ☺

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: