Kicauan Paulo Coelho yang Bikin Cerah

Semalam aku susah tidur walau sebenarnya sudah mengantuk. Biasanya aku membaca buku sebelum mata terpejam. Kali ini aku perlu sesuatu yang ringan tapi bermakna. Aku pun memilih membaca buku The Magical Moment – Saat-saat Penuh Inspirasi karya si pengarang beken Paulo Coelho. Sssttt….ajaib. Mataku tetap lima watt, tapi ada sesuatu yang membuatku bersinar. Kata-kata inspiratifnya membuatku cerah.

Buku ini dikemas menarik dan memiliki daya tarik dengan gambar ilustrasinya yang cantik sekaligus kocak. Ilustrasinya dibuat oleh Hwang Joong Hwan Uraiannya singkat-singkat karena sebenarnya buku ini disusun dari rangkaian kicauan di twitter. Covernya sederhana dengan sepasang pria wanita dengan anjing putihnya memandang dengan senyuman sebuah pohon cinta.

Dalam buku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama yang dicetak pada tahun 2003 ini terdiri dari tujuh bagian dimana bisa dibaca terpisah, tidak harus berurutan.

  • Bagian 1 tentang cinta tak pernah berubah, manusialah yang berubah.
  • Bagian 2 mengingatkan untuk menghindari kata-kata: suatu hari nanti, mungkin, seandainya
  • Bagian 3 bercerita tentang betapa membosankannya orang yang selalu patuh dan menurut
  • Bagian 4 mempertanyakan kebijaksanaan, apa gunanya jika tak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
  • Bagian 5 menyemangati bahwa penderitaan hanyalah sementara, menyerah berakibat untuk selamanya
  • Bagian 6 tentang penghargaan atas karya kita bukanlah apa yang kita peroleh, namun pengalaman yang kita dapatkan
  • Bagian 7 ini yang menarik, hidup ini ibarat memasak, sebelum memilih apa yang kita sukai, kita mesti mencicipi dulu semuanya.

Bagi yang sedang kasmaran, bagian pertama tentunya menarik. Ada berbagai petuahnya yang membuai

Cinta adalah halusinogen paling dahsyat di dunia. Ia mampu membuat kita melihat dan mendengar hal-hal yang tak nyata. (Waduh gawat juga ya!)

Cinta itu ibarat twitter. Bisa di-follow, di-unfollow, atau di-block (hahaha)

Pada bagian kedua, aku langsung tertohok pada kalimat Paulo:

” Pura-pura rendah hati adalah keangkuhan yang paling besar di dunia” (terus bagaimana dong???)

Kalimat ini juga membuatku terdiam: “Setiap berkah yang diabaikan begitu saja akan menjadi kutukan” (wah!!!)

Pada bagian ketiga Paulo mengajak pembaca untuk lebih gembira dan melakukan hal-hal yang berbeda. Baginya hal yang paling tidak bisa ia tahan adalah kebosanan. Ayo-ayo bergembiralah karena perasaan gembira walau hanya semenit bisa membuat panjang umur (ramuan awet muda paling murah)

Wah masih ada empat bab lagi. Aku sudah mengantuk nih…mau baca buku lagi sebelum bobok…Kalian juga bisa membacanya gratis di iJakarta. Kupromosikan secara gratis nih apps-nya agar semakin banyak generasi yang gemar membaca:)

Selamat beristirahat dan raih kebahagiaan dan harapanmu keesokan hari dengan wajah sumringah.

Ilustrasi karya Hwang Joong Hwan

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 9, 2017.

33 Tanggapan to “Kicauan Paulo Coelho yang Bikin Cerah”

  1. PC emang keren kata-katanya, apalagi maknanya. Mungkin karena ia udah kenyang asam garam kehidupan. Meski cara bertuturnya menggurui rasanya gak ada masalah. Mungkin karena ia udah kakek ya?

  2. Wah ternyata mba bacanya melalui iJak ya. Aku belum baca nih buku Paulo Coelho yang ini. Btw soal iJak, kemarin sudah ku doenload dan kucoba, tapi aku nggak berhasil menggunakannya. Juga, buku yang kucari nggak ada, jadi ku uninstall lagi apps-nya. Mungkin lain kali akan aku coba lagi.

    • Sejak tiga bulan terakhir aku sering baca pakai aplikasi tersebut. Soalnya bacanya seringnya waktu di perjalanan atau ketika hendak tidur. Kalau yang bukunya tebal aku masih lebih suka yang versi hardcopy biar mata lebih nyaman.
      Fitur pencariannya memang masih kurang oke dan kadang ada buku yang salinannya sedikit, jadi mesti antri.

  3. pura-pura rendah hati, kayaknya enggak banget ya

  4. Kayaknya seru ya bukunya, jadi mau coba beli dan baca deh 😀

  5. Wah tiap bagiannya menarik untuk dibaca, dulu aku suka banget baca buku seperti ini tapi setelah melahirkan dan urus anak-anak gak sempet lagi hiks

  6. Setuju dengan kalimat berbahagialah walau semenit karena memperpanjang umur dan awet muda 😃

  7. Aku baru tau tentang buku dan aplikasinya nih. Menarik juga untuk dicoba 🙂

  8. Aku sedang kasmaran, nampaknya pas nih baca beginian… Hehehe

  9. Wah dibagian pertama banyak Quote-Quote ya

  10. lucu ih perumpamaannya, cinta itu ibarat twitter, Bisa di-follow, di-unfollow, atau di-block (hahaha)

  11. Udah lama gak baca buku, kayanya seru. Pakai apps iJakarta ya mbak….

  12. eh aku fansnya Paulo Coelho. The alchemist itu buku kesukaanku sepanjang masa. Tapi aku belum baca Magical Moment ini. Cari aaaah.

    • The Alchemist memang yang paling bagus. Aku untuk sementara ini paling bingung baca Ziarah (Pilgrimage). Kalau buku ini, aku baca gratis di iJakarta. Kalau di toko buku Gramedia malah aku ga pernah lihat.

  13. Aku baru baca buku Paulo Coelho yang The Alchemist doang, buku lainnya belum sempat aku baca (padahal udah download dan siap dimasukkan ke dalam ebook reader).

  14. Aku blm pernah baca karyanya PC. soalnya aku pikir bahasanua takut sastra bangeet ..

  15. Sukaa sama desain cover-nya. Sederhana memang tapi bagiku enak dilihatnya mbak

  16. Bukunya menarik neh mba. Jadi pengen beli juga. Cuman sekarang lagi balik ke buku keuangan dulu. Tapi yang ini kudu nyari juga.

  17. Mata saya & imajinasi lbh ‘kena’ kalo buku fisik 😀
    Menarik buku ceritanya, akrab dg keseharian yg berkaitan dg sebuah hubungan

    • Memang masih lebih nyaman buku fisik. Tapi akhir-akhir ini aku udah mulai jarang beli karena buku di rumah sudah banyak banget, ga ada rak lagi hahaha. Terbantu sih nambah ilmu dan hiburan dengan apps ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: