Senin dan Seorang Ibu

Senin dibenci
Senin juga ditunggui
Senin awal hari
setelah libur mengistirahatkan diri

Seorang Ibu terengah-engah
Ia baru saja mengantar putra sulungnya
Setelah tiba di rumah ia tak bisa istirahat
setumpuk pekerjaan menunggunya

Ia menghela nafas
mengumpulkan tenaga
ia kumpulkan semangat
senyumnya pun mengembang

Satu-persatu pekerjaan ditanganinya
dari menyapu, memasak dan mencuci
ia lakukan sepenuh hati
karena keluarganya yang menikmati

Gambar: shutterstock

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 23, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: