Pusat Perbelanjaan Jakarta Masih Diminati

Beberapa bulan silam media daring menulis jika pusat perbelanjaan di Jakarta mulai sepi dan kurang diminati. Hemmm mungkin yang dimaksud adalah pusat perbelanjaan yang menengah ke atas kali ya karena pusat perbelanjaan yang memasang harga grosir dan harga yang bisa ditawar tetap laris manis kok. Blok M Square dan ITC Mangga Dua, di antaranya.

Ada yang bilang Jakarta sudah kebanyakan pusat perbelanjaan. Bagaimana tidak kebanyakan jika satu area memiliki lebih dari satu pusat perbelanjaan, apalagi jika tiap-tiap pusat perbelanjaan tersebut tidak memiliki keistimewaan. Jakarta dan daerah sekitarnya itu memang gila mal. Seolah-olah kemajuan suatu tempat diukur dari banyaknya mal.

Di kawasan Blok M, misalnya. Ada empat pusat perbelanjaan di lokasi tersebut. Ada Pasaraya, Blok M Plaza, Blok M Square, dan Mal Blok M. Dulu aku jarang ke sana dan pusing waktu janjian dengan teman. Janjian di Blok M Square eh ternyata akunya di Pasaraya hehehe. Pede lagi tidak nanya-nya dulu sebelumnya.

Jaman dulu aku suka belanja pakaian di Mal Blok M. Lokasinya ada di bawah terminal Blok M. Barang yang dijual rata-rata pakaian dan ada supermarketnya. Entah kenapa kemudian mal ini jadi sepi dan kalah bersaing dengan Blok M Square. Di Blok M Square itu kayak ITC, semuanya ada, dari pakaian, buku, makanan, kaca mata, sepatu, foodcourt, dan sebagainya. Harganya juga terbilang terjangkau. Masih sesuailah dengan kantong kita-kita. Oh ya asyiknya di sini ada bioskop yang juga tidak begitu mahal. Sebagian besar yang diputar adalah film Indonesia. Jadi jika ingin menonton film Indonesia dan bingung dimana layar yang menayangkannya, rata-rata diputar di sini.

Pasaraya dulu mungkin populer, tapi sekarang begitu sepi dan bangunannya terasa tua. Aku bingung jika ke sini. Selain barang-barangnya mahal juga tatanan malnya kurang menarik.

Yang agak elit itu di Blok M Plaza. Bioskopnya bagusan dan biasanya memutar film mancanegara. Biasanya sih pada akhir pekan cukup ramai, tapi hari-hari biasa pusat perbelanjaan ini sepi.

Kawasan lainnya yang padat oleh mal adalah Mangga Dua. Duh sampai puyeng dan kadang bingung. Ada Mal Mangga Dua, ITC Mangga Dua, Pasar Pagi, WTC Mangga Dua, Harco, dan Mangga Dua Square. Ada yang sepi nyinyit, ada yang sedang, dan ada juga yang penuh sesak. Seingatku yang rame banget itu ITC Mangga Dua karena barangnya lengkap dan harganya bisa ditawar.

Di Depok dan Bekasi sebagai tetangga Jakarya juga tak mau kalah. Persaingan antar malnya bak persaingan antar warung kelontong, karena dempet-dempetan dan produknya juga mirip-mirip. Hah kenapa ya harus bikin banyak gitu kalau mirip-mirip.

Aku sendiri termasuk yang malas dan enggan berbelanja jika tidak merasa perlu. Mumet lihat orang di sana sini. Wah mau belanja atau malah puyeng lihat orang?

Gambar dari itcmanggadua, republika dan platmerah

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 25, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: