Ngetoprak

Tempatnya sederhana, bahkan bisa dibilang agak berantakan. Meskipun demikian, pembelinya begitu banyak. Mereka sabar menunggu giliran membawa sebungkus dua bungkus ketoprak. Aku pun petang ini ikutan ukian kesabaran untuk merasakan kelezatan ketoprak.

Di Jakarta barulah aku merasakan cita rasa ketoprak. Kalau di Malang, rasa ketoprak ini tak jauh berbeda dengan tahu lontong, ada lontong, tahu, dan taugenya. Mungkin yang bikin agak neda adalah kerupuknya. Kerupuk di ketoprak berwarna-warni seperti di nasi goreng, sedangkan di tahu lontong seingatku hanya satu warna. Oh ya kalau tahu lontong sepertinya ada tambahan petis dan tahunya bisa dipesan mau matang atau setengah matang. Untuk yang setengah matang itu adalah favorit kakakku.

Kembali ke warung ketoprak ini. Yang bikin sedap adalah bumbu kacangnya. Ia tak pelit akan kacangnya. Selanjutnya si penjual pun menyiapkan ketoprak satu demi satu. Oh ya saking larisnya mereka pun shift-shiftan. Aku melihat giliran yang pertama sudah selesai, digantikan temannya. Warung ketoprak ini buka dari pagi hingga tengah malam. Sampai larut malam pun tetap ramai, salut deh.

Mereka menyebut warungnya “Ketoprak Super”. Harga perbungkusnya memang agak mahal, yaitu duabelas ribu. Jika ada tambahan telur, baik rebus, dadar atau ceplok maka harganya jadi Rp 15 ribu.

Wah sampai aku selesai menulis ini ketoprak pesananku belum jadi. Masih harus menunggu nih.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 9, 2018.

9 Tanggapan to “Ngetoprak”

  1. apakah ketoprak sama dengan gado-gado?

  2. Wah, saya suka kuliner yang ada bumbu kacangnya sih. Lezat banget.

  3. Mmm sudah lama nggak makan ketoprak

  4. Mana ketopraknya? 🤔🤔

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: