Yuk Kenali Perbedaan Antara BPJS Kesehatan, JKN, KIS, dan Asuransi Kesehatan Lainnya

Ada BPJS Kesehatan, ada juga  Indonesia Sehat (KIS), eh adapula yang namanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN,) apa sih perbedaannya. Saat ini ada berbagai istilah asuransi kesehatan sosial yang dikelola oleh pemerintah. Saya sendiri juga awalnya agak bingung. Setelah mencari informasi akhirnya saya paham perbedaan antara tiga istilah tersebut juga perbedaan program asuransi kesehatan pemerintah dan asuransi kesehatan yang dikelola oleh pihak swasta. Yuk baca sampai tuntas agar tahu perbedaan antara program-program tersebut.BPJS Kesehatan dilatarbelakangi oleh berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat. Setelah krisis moneter 1998 disusul dengan krisis yang terjadi pada tahun 2008 maka perekonomian di Indonesia masih terkena imbasnya. Dengan semakin melemahnya perekonomian di Indonesia, semakin terpuruk pula tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ditambah dengan kian melonjaknya biaya pengobatan dan perawatan medis, negeri ini kemudian berisiko menjadi negeri yang benar-benar sakit, ada banyak pasien yang sakit dan sulit terobati. Untuk itulah, pemerintah kemudian melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan tragedi tersebut. Salah satunya adalah dengan menghadirkan BPJS Kesehatan.

Berdasarkan regulasi pemerintah yang tercantum dalam Undang-Undang No. 40, Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang No. 24, Tahun 2011 mengenai BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), BPJS Kesehatan akhirnya resmi diluncurkan pertama kali pada tanggal 1 Januari, tahun 2014. Untuk pembayaran iuran per bulannya, terdapat penyedia jasa pembayaran tagihan seperti Traveloka yang dapat Kalian andalkan. Ketahui lebih lanjut mengenai hal tersebut dengan membaca info BPJS Kesehatan melalui Traveloka.

Mengenal BPJS Kesehatan

Logo BPJS Kesehatan (sumber: anakusu.com)

BPJS Kesehatan sebelumnya bernama PT Askes (Asuransi Kesehatan), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan merupakan sebuah Badan Hukum yang bertanggung jawab atas pengadaan jaminan kesehatan nasional untuk dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh lapisan masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai anggota jaminan kesehatan ini agar dapat segera menikmati fasilitas perawatan medis saat dibutuhkan. Jangan khawatir, mendaftar keanggotaan BPJS kini tidak hanya dapat dilakukan di kantor cabang atau kantor kabupaten, tapi dapat juga dilakukan secara online di situs resminya.

Apakah perbedaan antara BPJS Kesehatan, JKN, dan KIS?
Walaupun pemerintah sudah sering mensosialisasikan tentang jaminan kesehatan nasional ini, masih banyak orang yang mempertanyakan perbedaan tersebut. Saya sendiri juga awalnya bingung. Nah berikut ini adalah penjelasannya.

Sama halnya dengan BPJS Ketenagakerjaan yang bertugas mengadakan program jaminan kecelakaan untuk pekerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua, dan jaminan hari kematian, sebagai sebuah lembaga, BPJS Kesehatan berperan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional yang menarik iuran bulanan atau premi dari setiap anggotanya. Itulah mengapa badan hukum ini dapat dikatakan sama seperti sebuah perusahaan asuransi, bedanya BPJS Kesehatan ini dikelola oleh negara.

Sistem premi jaminan kesehatan yang ditawarkan lembaga ini didasarkan oleh prinsip gotong royong atau lebih dikenal dengan istilah “subsidi silang”, di mana biaya pengobatan anggota yang sakit dan kurang mampu secara finansial dibantu oleh anggota yang sedang tidak sakit atau lebih mampu secara finansial.

Sementara itu, JKN adalah singkatan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan program asuransi kesehatan yang ditawarkan BPJS Kesehatan kepada rakyat Indonesia. Sebelum digabungkan menjadi satu, yakni program JKN, dahulu, jaminan kesehatan yang diberikan pada tiap pekerja berbeda-beda. Contohnya, PNS dan ABRI mendapat ASKES, pegawai swasta dilindungi oleh Jamsostek (Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan) dan asuransi dari pihak swasta yang bekerja sama dengan perusahaan, Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), dan Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah).

Terakhir, KIS adalah Kartu Indonesia Sehat yang awalnya ditujukan bagi kalangan tidak mampu yang terkadang tidak jelas kartu identitasnya, seperti pengemis dan gelandangan. Namun, pada akhirnya diputuskan mulai tahun 2015, KIS adalah kartu keanggotaan bagi semua anggota yang terdaftar di program JKN dari BPJS Kesehatan.

Secara mudahnya, BPJS Kesehatan merupakan lembaga yang mengelola jaminan sosial di bidang kesehatan. Sedangkan Jaminan Kesehatan Nasional merupakan nama program dari BPJS Kesehatan yaitu program jaminan kesehatan.  Nah kartu keanggotaan program JKN bernama Kartu Indonesia Sehat yang keanggotaannya makin meluas, mencakup seluruh peserta JKN, baik yang membayar maupun yang menerima subsidi

Lantas, apa bedanya antara JKN dan asuransi kesehatan swasta pada umumnya?

BPJS Kesehatan berasas gotong royong (sumber:bpjs-kesehatan.go.id)

Terdapat beberapa perbedaan yang signifikan antara program JKN dengan asuransi kesehatan swasta pada umumnya, yaitu:

  • Nominal premi (iuran) yang harus dibayar anggota program JKN jauh lebih ringan daripada asuransi swasta. Untuk pelayanan kesehatan kelas 1, premi per bulannya adalah Rp80.000, kelas 2, Rp51.000, dan kelas 3 sebesar Rp25.500 saja. Premi asuransi swasta pada umumnya berkisar Rp300.000 – Rp500.000 per bulan.
  • Tidak ada batasan usia untuk dapat mendaftar program JKN. Dari bayi hingga lansia dapat menjadi anggota dan menikmati pelayanan kesehatan secara optimal. Asuransi swasta biasanya menolak keanggotaan orang yang berusia 55 tahun ke atas, karena dianggap sudah tidak produktif dan rentan penyakit, dan itu dianggap merugikan pihak perusahaan asuransi tersebut.
  • Asuransi swasta pada umumnya membatasi plafon (nominal maksimal yang dapat dipakai anggota untuk biaya suatu pengobatan). Namun, tidak ada batasan plafon bagi para peserta JKN, sehingga berapa pun biaya pengobatan Anda akan ditanggung seluruhnya oleh BPJS Kesehatan.
  • JKN akan tetap menerima permintaan keanggotaan seseorang yang memiliki banyak riwayat penyakit. Sementara itu, perusahaan asuransi swasta akan menolak kondisi tersebut, karena bisa merugikan perusahaan.

Jadi, tunggu apa lagi? Bergabunglah dengan program JKN sekarang juga dan nikmati banyak manfaatnya.

Kini siapapun bisa mendapat perawatan medis seperti operasi (sumber:pixabay)

Gambar cover: pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juni 25, 2018.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: