Tentang Kata-kata Kasar yang Makin Mudah Diucapkan

Dulu ibuku sangat keras dalam mendidik anaknya berkata-kata. Kata-kata kasar tidak boleh diucapkan saat marah, apalagi kata makian. Saat tinggal di Surabaya aku baru sering mendengar kata kasar dan makian tapi konteksnya mereka sedang marah dan ada juga yang menunjukkan keakraban. Namun, kini kata-kata makian itu makin mudah dilontarkan. Bukan hanya di ranah media sosial, tapi juga di percakapan sehari-hari. Apakah anak-anak muda sekarang makin terbiasa mengucapkan kata-kata kasar.

Berbahasa itu kadang-kadang dipengaruhi oleh kebiasaan dan lingkungan. Waktu kuliah dan bekerja di Surabaya aku sering mendengar kata-kata kasar setiap harinya. Mereka yang mengucapkan kata-kata itu sepertinya terbiasa, sehingga marah sedikit atau berkomentar pun juga dibumbui kata-kata makian tersebut. Aku yang berasal dari Malang pun merasa ajaib setiap kali mendengar kata makian tersebut. Untunglah aku tidak ikut-ikutan dan ketularan.

Ketika era media sosial tiba dan setiap orang merasa bebas berkomentar, kata-kata kasar banyak yang tak tersaring. Aku pernah menulis di sebuah kanal tentang pendapat jujurku akan sebuah film Marvel. Ketika netizen tak setuju dengan tulisanku maka komentar kasar dan makian mengisi daftar panjang komentar. Aku lemas membacanya. Energi positifku seolah-olah tersedot. Aku sedih dimaki-maki dengan kata-kata yang tak pantas. Apakah karena mereka anonim sehingga layak berkata seperti itu?

Aku kemudian malas untuk lanjut menulis di kanal tersebut. Energiku rasanya tersedot untuk membaca hal-hal yang bersifat negatif.

Aku masih berpikiran mereka berkata kasar tersebut karena anonim, tapi ternyata perkiraanku salah. Saat ini banyak yang tak malu-malu berkata sangat kasar dengan bahasa binatang dan kata-kata lain yang tak pantas di akun media sosialnya.

Di dunia nyata juga demikian. Waktu aku menonton Hereditary, dua remaja tanggung berkali-kali mengeluarkan kata makian setiap kali mereka ketakutan. Astaga. Jangan sampai bahasa makian itu menjadi sebuah percakapan sehari-hari sehingga dianggap sesuatu yang biasa.

Yuk jauhi kata-kata kasar dan makian. Berbahasa lugas dan sopan jauh lebih baik dan menunjukkan penghargaan kepada pendengar dan pembaca.

Gambar Sephiroth milik Square Enix

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 1, 2018.

4 Tanggapan to “Tentang Kata-kata Kasar yang Makin Mudah Diucapkan”

  1. Banyak sholawat

  2. Saya copy gambarnya yah mba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: