Menyesal

Aku menyesal semalam marah kepadamu dan membuatmu bermain di halaman padahal Kamu masih ingin bermain di dalam rumah. Aku menyesal kemarin berteriak kepadamu dan kesal ketika Kamu membuat berantakan.

Aku paling merasa menyesal karena tidak sempat berkata aku sayang kepadamu. Kamu juga kucing yang kusayang selain Ponoc dan Nero.

Selamat tinggal Pwan. Kucingku yang agresif dan lincah. Kamu selalu menyambutku ketika aku tiba di rumah. Kini aku mulai merasa kehilangan.

Aku terkejut mendapatimu terbujur kaku di luar pagar. Kamu berdarah dan terluka. Sepertinya ada yang menabrakmu dan tak berani meminta maaf kepadamu dengan memberimu upacara terakhir yang layak.

Selamat tinggal Pwan. Kamu akan selalu di hatiku.

 

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Februari 21, 2019.

3 Tanggapan to “Menyesal”

  1. Selamat berisitrahat pawn

  2. Kasian sekali Pwan 😢

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: