“Eden”, Hooverphonic vs Sarah Brightman

Malam hari, ketika suasana mulai sepi, aku mendengarkan lagu sebuah tembang. Acak. Lagu dari Sarah Brightman.”Eden”, judulnya. Lagu ini dulu sering kudengar. Ada rasa aneh seperti tidak berada di realitas saat ini setiap mendengarnya.

Kupikir lagu ini adalah tembang original milik Sarah. Rupanya bukan. Ia tembang yang dibawakan kali pertama oleh sebuah grup band asal Belgia bernama Hooverphonic. Lagu ini kali pertama muncul tahun 90-an, salah satu tembang soundtrack “I Know What You Did Last Summer”.

Sungguh nuansa dan kesannya berbeda. Padahal itu lagu yang sama.

Mendengar “Eden” yang dibawakan oleh Sarah Brightman ada ambigu di maknanya. Aku agak bingung memaknainya. Apakah ia lagu patah hati atau tentang hubungan antara dua insan yang timpang? Karena lagunya nampak megah tapi emosi penyanyi nampaknya biasa saja. Aku malah merasa lagu ini seperti berada di Eden. Surga.

 

Lagu “Eden” nampak mewah karena adanya chant pria. Mereka memberikan kontribusi suasana dan nuansa yang megah sekaligus misterius. Sedangkan vokal Sarah seperti biasanya. Angelic voice. Indah dan polos.

Bagaimana dengan versi originalnya, versi Hooverphonic?

Muram. Sendu. Hancur. Jelas melihat nuansanya dan emosi yang dibawakan si vokalis, lagu ini merupakan tembang patah hati. Perasaan seseorang yang terbuang.

Video klipnya juga mendukung. Ia diibaratkan seperti televisi yang telah terbengkalai dan kemudian dibuang.


Lagu ini tidak menggunakan unsur chant melainkan musik dari synthesizer ala Depeche Mode dan Duran-duran. Unsur ini memberikan nuansa seperti tahun 80-an dan unsur melankolik.

Mana yang kusuka? Dua-duanya menarik. Tapi aku sudah telanjur jatuh hati dengan angelic voice Sarah Brightman dan harmoni chant-nya. Mendengarnya seperti berada di suatu tempat yang indah nan penuh teka-teki.

Lirik:
Did you ever think of me,
As your best friend. 
Did I ever think of you, 
I’m not complaining. 

I never tried to feel. 
I never tried to feel. 
This vibration. 
I never tried to reach. 
I never tried to reach. 
Your Eden. 

(Your Eden, your Eden.)

Did I ever think of you, 
As my enemy. 
Did you ever think of me, 
I’m complaining. 

I never tried to feel.
I never tried to feel. 
This vibration. 
I never tried to reach. 
I never tried to reach. 
Your Eden. 

Gambar dari IMDb dan Genius

~ oleh dewipuspasari pada Mei 16, 2020.

2 Tanggapan to ““Eden”, Hooverphonic vs Sarah Brightman”

  1. Bicara Hooverphonic ingat lirik 2 wicky

    “You can hurt me
    I can hurt you
    But you better be sure before you leave me for another one.”

    Ini seperti membicarakan satu buku tapi beda chapter saja.. 😄

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: