Ketika Para Jagoan Avengers Tewas di Episode Ketiga “What If…”

Avengers tewas

Imajinasi cerita serial animasi “What If…” semakin liar. Apabila episode sebelumnya digambarkan Thanos insyaf dan Avengers pertama adalah perempuan, pada episode ketiga ceritanya makin menohok. Bagaimana bila Avengers tak lagi eksis?

Dikisahkan Black Widow kesal dengan Iron Man yang suka mabuk. Ia memberikan sebuah zat menghentikan mabuknya. Bukannya badannya segar, Iron Man malah tewas.

Terjadi sebuah misteri. Yang berikutnya menjadi korban adalah Hawkeye. Ia dituduh yang memanah Thor. Si pangeran petir itu tewas karena panah Hawkeye, membuat si jago panah itu pun terpaksa ditahan.

Di dalam tahanan Hawkeye juga tewas sehingga makin membuat teka-teki. Black Widow yang sedih melihat rekannya meninggal pun kemudian semakin penasaran dengan pelakunya.

Ya, Loki dan pasukannya tiba menuntut balas kematian saudaranya. Hulk yang berniat membantu kemudian tewas secara mengenaskan.

Apakah Black Widow berhasil memecahkan teka-teki tersebut? Siapakah pelakunya?

Cerita ini menggabungkan beberapa segmen cerita seperti yang kita kenal. Utamanya ketika Mjolnir Thor jatuh ke bumi.

Menurutku kisah dalam episode ketiga ini memiliki imajinasi tinggi. Bagaimana dengan bumi apabila Avengers tak eksis? Hanya sayangnya, ada kesan ceritanya terburu-buru dan ingin segera diselesaikan karena ingat durasi. 

Penemuan siapa pelakunya dan motifnya terlalu cepat dan motifnya rasanya kurang menyakinkan. Tapi asyik juga melihat Nick Fury menonjol di bagian cerita ini.

Sumber gambar: Disney

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 29, 2021.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: