Cerita Animasi Kocak “100 % Wolf”

100% wolf

Dalam Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2022 yang masih berlangsung hingga tanggal 27 Februari 2022, aku menyaksikan beberapa film. Salah satunya adalah “100% Wolf”.

Film ini adalah film animasi segala usia. Ceritanya berpusat pada keluarga yang memiliki kemampuan berubah wujud menjadi serigala. Biasanya mereka menggunakan kemampuanya itu untuk berpatroli membantu manusia, misalnya saat terjadi kebakaran dan lainnya.

Pemimpinnya saat itu adalah Flashheart. Ia memiliki anak bernama Freddy Lupin yang sangat mengagumi ayahnya. Hingga suatu ketika si ayah jatuh dan diduga meninggal ketika menyelamatkan seorang manusia.

Tampuk kepemimpinan pun dipegang pamannya, Hotspur. Ketika Freddy kemudian diinisiasi menjadi manusia serigala, ia rupanya malah berubah jadi seperti anjing pudel dengan bulu pink. Ia pun diejek dan ditertawakan. Apakah Freddy mampu berubah jadi serigala dan menjadi pemimpin selanjutnya?

Ketika menyaksikan film ini aku tak punya ekspektasi apapun. Baru kemudian aku memperhatikan ceritanya itu seperti terinspirasi dan terpengaruh oleh beberapa film animasi beken, seperti “Life of Pet”, “Up”, dan “Lion King”.

Bagian seperti Lion King di sini karena si paman digambarkan cemburu ke kakaknya yang berjiwa pemimpin dan seperti melakukan perangkap ke kakaknya. Ia juga cemburu ke keponakannya. 

Tapi meski ada nuansa yang selintas mirip, ceritanya secara keseluruhan berbeda. Aku menikmati kekonyolan ceritanya juga karakter anjing-anjing di sini yang lucu.

Dari segi kualitas grafisnya, menurutku sudah cukup bagus. Animasi Australia umumnya mengetengahkan cerita binatang setempat.

Alexs Stadermann si sutradara sendiri mengangkat cerita ini dari novel karya Jayne Lyons. Hanya memang karena ceritanya lebih menyasar ke anak-anak maka alur dan jalan ceritanya mudah tertebak. 

Para pengisi suara film ini ada Samara Weaving, Jane Lynch, Rhys Darby  dan Jai Courtney.

Dalam acara ini juga ada sesi diskusi dengan kepala tim VFX yang bercerita tentanv dapur animasi tersebut. Mereka memerlukan waktu dua tahun dari proses pra produksi hingga film siap diluncurkan.

Lalu juga ada penjelasan tentang tugas divisi tersebut dan kualifikasi agar bisa menjadi bagian efek spesial. Menarik.

Gambar dari screen Australia

~ oleh dewipuspasari pada Februari 22, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: