Maling Ayam

Nasi ayam



Aku beberapa kali kemalingan ayam, hingga membuat anggaran makan kucingku tekor. Meski penjagaan makin kutingkatkan, ada kalanya aku teledor dan penjagaan pun kendor.

Maling ayam di rumah bukan si musang, melainkan kucing liar. Meski sudah sering numpang makan, keinginan mendapatkan makanan lebih sulit ditolak.

Mungkin karena sebelumnya mereka juga sering mencuri makanan untuk bertahan hidup jadinya kebiasaan buruk itu masih ada. Salah satu pencurinya yang tidak kapok-kapok adalah kucing belang telon betina dengan wajah galak.

Dia sering numpang makan. Namun, selalu tidak merasa puas.

Hari ini ada tamu dan pintu terbuka. Aku juga lupa menutup pintu dapur padahal ada ayam. Si ayam sih masih beku karena baru kukeluarkan dari kulkas.

Ketika masih mengobrol, si kucing berlari kencang dengan mulutnya membawa sesuatu. Astaga ia menggondol ayam beku. Astaga itu kan ayam bekuku di dapur.

Aku melongo, hebat juga sih kucing. Ia benar-benar bernyali dan tahan banting. Ada-ada saja mencuri ayam dalam kondisi masih beku, giginya apa tidak ngilu ya, belum beratnya, dasar kucing maling.

Aku masih bisa tertawa.

Ketika tamu pulang dan aku hendak memasak, barulah aku jengkel bukan kepalang. Waduh ayam sepertiga lenyap. Masak apa ya sekarang?!

~ oleh dewipuspasari pada Juni 23, 2026.

Tinggalkan komentar