Tentang Film Parodi Val Kilmer Berjudul “Top Secret!”

Aku tak paham alasan Hollywood sering membuat film parodi. Mungkin target pasarnya adalah penggemar film komedi. Sayangnya tak sedikit film parodi yang tak lucu alias garing. Film Top Secret!, salah satu film parodi yang tak berhasil.

Aku iseng memilih menonton film ini karena merupakan film debut mendiang Val Kilmer. Film ini sendiri dirilis tahun 1984 alias usianya sudah 42 tahun. Dan kemudian aku lumayan menyesal menghabiskan waktu dan bandwith internet untuk film yang tayang di Netflix ini.

Ceritanya berkisar akan sosok Nick Rivers seorang penyanyi yang melawat ke Jerman Timur untuk tampil di acara festival kebudayaan. Di acara tersebut ia berjumpa dengan gadis cantik bernama Hillary Flammond yang sebenarnya ingin mencari informasi keberadaan ayahnya yang dipenjara.

Dalam pertemuan berikutnya, Nick menolong Hillary yang hampir terbunuh. Hillary bisa lolos, sedangkan Nick tertangkap dan terancam hukuman mati. Di penjara, ia sempat berjumpa dengan ayah Hillary.

Nick mencari cara meloloskan diri. Sayangnya ia tak berhasil.

Komedi yang Absurd
Film ini banyak menggunakan referensi film dan ikon pop untuk bahan parodi. Film-film yang dijadikan parodi di antaranya Blue Lagoon, Rambo, film-film spionase era perang dingin, dan film dengan unsur pantai.

Sedangkan tokoh pop yang menjadi sosok parodi yang diperagakan oleh Nick adalah Elvis Presley. Gaya bernyanyi, lagu, dan cara ia menari meniru gaya Elvis dengan hiperbola dan dramatis.

Ada banyak upaya aksi komedi yang dibuat agar penonton tertawa terbahak-bahak, selain bagian yang memparodikan film populer. Misalnya ketika seorang mata-mata mencari informasi dan selalu ketiban sial hingga mobilnya masuk tempat pembuangan dan penghancuran kendaraan.

Komedi absurd lainnya ketika Nick berupaya meloloskan diri tapi selalu berujung di sel. Ia masuk lubang angin tapi berujung ke tempat-tempat aneh.

Ada juga ide masuk menggunakan penyamaran sapi meniru kuda Troya. Namun, melihat ukurannya yang masih seukuran sapi biasa jadinya terasa janggal. Bagaimana bisa dua orang masuk menggunakan kostum sapi tersebut, apa masing-masing ada di depan dan belakang alias ekor ya?!

Ada banyak adegan yang membuatku mikir leluconnya daripada tertawa. Namun, film ini tetap membuatku memberi apresiasi, terutama adegan-adegan Val Kilmer bernyanyi dan menari. Rupanya suara dan tariannya bagus, ia berbakat di dua bidang seni tersebut.

Ooh kenapa aku menonton film ini ya?! Hahaha.

Gambar: IMDb

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 4, 2026.

Tinggalkan komentar