Kudapan Manis Agar Balik Hepi

Kadang-kadang tubuhku mencari kudapan yang manis. Bukan karena aku penggemar makanan legit. Namun, kudapan manis ampuh mengembalikan suasana ku jadi hepi.

Tadi pagi waktu ke pasar kaget, aku kembali menjumpai penjual donat. Wah aku senang sekali karena donatnya enak dan murah. Per buahnya tiga ribu rupiah. Aku pun memilih almond dengan cokelat dan matcha.

Oleh karena aku tadi berangkatnya agak siangan, yakni pukul enam lewat, penjual kue yang membuatku penasaran sudah buka. Kudapan dagangannya juga sudah ada yang matang. Wah, aku bersorak. Aku ingin mencobanya.

Penjual yang setahuku hanya buka akhir pekan itu berjualan zuppa soup dan cheesecake caramel. Aku penasaran dengan kuenya yang nomor dua. Penampilannya nampak menggoda selera. Perpotongnya Rp15 ribu rupiah.

Oleh karena ada acara di lingkungan tempat tinggal dan lainnya, maka kue itu masih tersimpan di lemari pendingin. Ketika teringat akan keberadaan cheesecake dan donat, aku menjadi kegirangan, asyik ada kue manis. Aku lagi perlu energi dari yang manis agar kembali hepi.

Dari penampilannya yang kuning dan bagian atasnya yang kecokelatan nampak menggugah. Saus encer karamel yang manis dengan aroma yang khas kutuangkan di atasnya.

Kusendok kuenya. Ooh teksturnya lembut dan licin seperti custard si puding telur. Kusuap dan kunikmati. Ooh rasanya memang seperti custard karamel, rasa dan aroma gurih kejunya begitu tipis, malah dominan rasa puding telurnya.

Enak sih. Hanya aku berharap lebih. Tadinya aku berharap rasa dan tekstur gurih creamy-nya bakal dominan di kue ini.

Aku masih ingin yang manis. Kupilih salah satu donat, aku berpikir. Kupilih yang matcha almond, satunya bisa buat besok pagi.

Aku hanya penasaran tadi. Penampilan donatnya cantik. Glasur hijau cerah dari matcha berpadu dengan taburan almond yang gurih.

Meski tadi kutaruh di kulkas, donatnya masih empuk. Perpaduan donat yang empuk dengan almond memberikan kontras pada tekstur.

Untungnya donatnya tidak begitu manis. Matcha memberikan aroma dan rasa yang khas, sedangkan almond menyumbang rasa gurih. Bukan jenis donat favorit, tapi ini pantas dipuji.

Oh aku menyantap dua kudapan berkalori tinggi. Padahal ini sudah malam, ah aku merasa bersalah sekali. Tapi, aku memang perlu energi untuk menulis ini. Besok akan kutebus dengan olah raga pagi.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 1, 2026.

Tinggalkan komentar