Drupadi di Puncak Kemarahan

•Juli 31, 2008 • 1 Komentar

Drupadi Mulat karya Elly D. Lutan mengisahkan tentang remuk redamnya perasaan Drupadi ketika dijadikan taruhan oleh suaminya, Puntadewa. Ia kalah. Lalu Dursanana, adik Duryudana berupaya menelanjanginya di muka umum. Tidak ada satupun yang saat itu membelanya. Semua diam terpaku dan membuat Drupadi terluka. Lanjutkan membaca ‘Drupadi di Puncak Kemarahan’

Bekas

•Juli 19, 2008 • 5 Komentar

“Ra, lihat baju kakakmu yang ini sudah kekecilan. Coba Kamu pakai, kayaknya muat,”ujar Mama sambil merapikan lemari pakaian mbak Lia. Rara yang masih asyik bermain dengan Tibob, kucingnya, berlari menuju kamarnya. Lanjutkan membaca ‘Bekas’

Lamunan Sesaat

•Juli 19, 2008 • 1 Komentar

Pelajaran ke tujuh tengah berlangsung tetapi pikiranku tidak berada di sana,. Melayang-layang seolah-olah menembus dimensi ruang dan waktu, aku kembali ke masa-masa lalu, masa awal memasuki sekolah ini. Suasana gaduh, kawan-kawan sibuk berhumor ria, ada yang tidur-tiduran, ada yang mengoper kue-kue, dan segelintir orang yang lain asyik masyuk di bawah mencari santapan. Penjelasan guru teredam oleh suara tawa, toh kupikir tidak ada gunanya ku belajar sekarang, nggak ngefek. Suasana ini membuatku semakin terlena dalam lamunanku. Lanjutkan membaca ‘Lamunan Sesaat’

Intuisi

•Juli 19, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sungguh, aku merasa jengkel dengan Rosa hari ini. Dia tetap bungkam, tidak menjelaskan alasannya meninggalkan pria yang jauh-jauh datang dari Makassar hanya untuk bertemu dengannya. Lanjutkan membaca ‘Intuisi’

Gadis Kecil di Puing-puing Kebakaran

•Juli 19, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Terdengar bunyi klik di ponselku, pertanda sebuah pesan masuk. Sebelum aku membukanya, telepon berdering. Nomor Tomi.

’’Re…..kamu segera meluncur ke sini. Ada berita menarik…..’’ Lanjutkan membaca ‘Gadis Kecil di Puing-puing Kebakaran’