Resensi Film Automata di Kompasiana
Akhir pekan lalu setelah kenyang menyantap jajanan di Jakarta Street Food Festival, kami berdua menuju La Piazza 21 dan karena tidak banyak pilihan akhirnya kami memilih Automata. Tak nyana pilihan kami salah. Filmnya bukannya menghibur malah membuat pikiran suntuk. Si Ovi pun tertidur menyaksikan jalan ceritanya yang tak berujung.Film Automata menggunakan racikan banyak film sains fiksi. Bahkan banyak yang berkata bila film ini terinspirasi dari Blade Runner yang dibintangi Harrison Ford puluhan tahun silam.
Apakah segitu buruknya Automata yang dibintangi aktor kawakan Antonio Banderas??? Hemmm dengar judulnya saja sudah berasa seperti kuliah semester 3 atau 4 tentang Teori Bahasa dan Automata yang lumayan susah:p
Berikut resensi film Automata yang saya tulis di Kompasiana:


Hahahaha, ternyata dulu emang ada ya matkul Automata. Pantes kok kayak pernah denger. :))
Ada Dan..yang lumayan susah iu..ada mesin turing dll..