Empat Kontestan Masuk Grand Final Just Duet Indonesia

Penentuan empat besar JDI

Just Duet Indonesia telah memasuki babak lima besar sehingga pada babak inilah penentuan siapa yang bakal masuk Grand Final? Dari hasil voting, Olivia dan Reffi masuk posisi terendah. Siapa yang bakal masuk empat besar?

Tahun 90-an dianggap salah satu era penghasil lagu-lagu terbaik. Oleh karenanya saya menyambut baik acara Just Duet Indonesia dan berganti-ganti channel dengan saluran yang menayangkan pertandingan Arema Chronus. Sayangnya penerapan tema ini kurang konsisten dengan adanya kontestan yang membawakan lagu-lagu di luar tahun 90-an. Padahal lagu tahun 90-an yang apik begitu bejibunnya.

Olivia dan Once Membawakan Beautiful. Lagu milik Christina Aguilera ini memang bagus tapi lagu ini dirilis tahun 2002 karena Christina baru beken sekitar akhir tahun 90-an dengan Reflection dan Genie in The Bottle. Meski tidak sesuai dengan tema, penampilan Olivia dan mentornya ini memang enak ditonton dan didengar.

Fredy dan Angel Pieters memilih lagu rancak milik Ricky Martin yang paling populer, Livin’ La Vida Loca. Fredy nampak luwes meski lagu yang dirilis tahun 1999 ini bukan genrenya dan warna vokalnya jadi sedikit tenggelam oleh musiknya. Dari segi penampilan, performa keduanya asyik dilihat.

Sara dan Meichan tampil atraktif dengan lagu Denada Kujelang Hari. Lagu ini sesuai banget dengan genre Sara dengan beberapa bagian lagu ada unsur ngerapnya, sehingga ia bisa tampil maksimal. Lagu yang dirilis tahun 1994 ini makin mengangkat nama Denada sebagai rapper wanita masa itu.

More Than Words sukses dibawakan oleh Extreme tahun 1991 dengan akustik dengan dinamika lagu yang keren. Tapi ketika ditampilkan Reffi dan Elizabeth Tan terasa biasa saja dan nampak datar.

Lagu Mobil Balap milik Naif (1998) menurut saya dibawakan secara asyik oleh duet Yeshua dan Angel Pieters. Yeshuanya bagus dan ia berani keluar di jalur amannya.

Para kelima finalis tampil bersama dua kali, yang pertama dengan lagu Iwa K dan kedua lagu populer Wonderwall milik Oasis. Juga ada penampilan memikat dari Angel Pieters bersama Pongki Barata menampilkan 1000 Tahun Lamanya. Eh lagu ini rilis tahun 2000 ya hehehe jadi kurang pas dengan temanya.

Lantas siapa yang masuk babak grandfinal alias empat besar? Ada nama Yeshua, Sara, Fredy dan Olivia. Reffi tidak bisa melanjutkan ke babak empat besar setelah juri memilih Olivia.

Gambar dari twitter JustDuetID

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Mei 15, 2016.

2 Tanggapan to “Empat Kontestan Masuk Grand Final Just Duet Indonesia”

  1. Kalau masyarakat pintar memilih, dan hasilnya objektif, Sara should win it all. She has star aura, and international materials. Like Steve Lillywhite said, Indonesia needs a singer like her.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: