Lazy Eye dan Tembang-tembang OST Batman & Robin

Kembali ke topik musik nih kali ini bahas album soundtrack favorit. Seraya menenangkan diri pasca menonton sendirian malam-malam teaser Pengabdi Setan-nya Joko Anwar (ulasan di sini), aku pun mendengar lagu dari Goo Goo Dolls favorit. Yakni, Lazy Eye. Aku suka musik lagu ini, salah satu pengusir mood buruk. Lagu ini merupakan salah satu soundtrack film Batman yang dibintangi George Clooney.

Menurutku film Batman berjudul Batman and Robin yang dirilis tahun 1997 adalah film terburuk Batman yang pernah kutonton. Hampir semua film Batman dari yang serial teve jadul, animasi, hingga yang saat ini mau bergabung dengan Justice League kutonton. Film yang juga dibintangi si cantik Alicia Silverstone ini memiliki plot yang kacau. Musuhnya kebanyakan dan kesan misterius Bruce Wayne hancur. Pemeran Batman/Bruce Wayne-nya, George Clooney menurutku kurang pas.

Oke cerita dan pemeran Batmannya kurang memenuhi ekspektasi. Tapi yang menarik di film ini, tembang-tembang soundtrack-nya juara. Banyak tembangnya yang bagus dan sampai saat ini masih sering kudengarkan. Lagu paling favorit adalah Lazy Eye milik Goo Goo Dolls.

Lazy Eye secara harfiah adalah cacat pada mata, namun di lagu ini maksudnya adalah kehidupan misterius yang dimiliki seseorang tapi tidak nampak oleh sekelilingnya, juga sebuah kepalsuan yang hendak ditutupi. Intro lagu ini sudah menarik perhatian, disusul kemudian dengan vokal John Rzeznik yang mengintimidasi. Lagu ini memiliki musik yang dinamis dan energik. Salah satu lagu pilihanku untuk berlari.

The world spins ’round the secret lives
Of everyone that needs to hide
A cheap parade of endless lies
Filters through this lazy eye

Selain lagu Lazy Eye, lagu-lagu yang asyik didengar adalah lagu Foolish Game milik Jewel yang saat itu masih merupakan penyanyi pendatang baru. Kemudian ada tembang dari The Smashing Pumpkins yang hits masa itu berjudul The End Is the Beginning Is the End. Ia mendapat grammy atas best performances-nya. Ada Arkarna dengan House on Fire, R. Kelly dengan Gotham City dan R.E.M dengan hitsnya Revolution.

Lagu milik Jewel Kilcher, Foolish Game itu langsung menaikkan popularitasnya sebagai penyanyi lagu-lagu folk dan melankolis. Dengan musik yang sederhana, maka vokal Jewel yang rapuh dan nada bernyanyinya yang ekpresif pun lebih menonjol. Dulu lagu ini beken banget. Jewel bernyanyi bak bercerita.

You were always the mysterious one
with dark eyes and careless hair,
You were fashionably sensitive, but too cool to care
Then you stood in my doorway, with nothing to say 

Sedangkan The Smashing Pumpkins dengan vokalisnya yang memiliki suara khas memberikan nuansa album ini beragam dengan tembangnya yang mendapat sentuhan musik tekno. The End is The Beginning is The End sekilas memiliki makna membingungkan, tapi lagu ini bercerita tentang sosok Batman jadul yang misterius dan suram, serta tidak mudah mengampuni musuhnya. Batman tahun 40-an itu dark dan brutal.

Is it bright where you are
Have the people changed
Does it make you happy you’re so strange
And in your darkest hour
I hold secrets flame
We can watch the world devoured in it’s pain

House on Fire milik Arkarna kaya sound yang unik. Lagu bernuansa elektronik ini asyik untuk nge-dance. Sedangkan yang suka lagu lembut bisa mendengarkan lagu R. Kelly, Gotham City.

Dulu aku menyimpan album kaset ini, tapi lupa letaknya karena sering pindah. Salah satu album kaset soundtrack yang sering kuputar.

Kredit: Youtube dan Goo Goo Dolls

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 3, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: